HATI-HATILAH DENGAN KELEBIHANMU DAN KEMEGAHANMU…!

Ahmad Thib Raya |
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta |

Allah menganugerahkan berbagai kelebihan dan kemegahan kepada manusia. Ada orang yang memiliki kelebihan dalam bentuk harta dan kekayaan, ada yang dalam bentuk kedudukan, ada yang dalam bentuk ilmu pengetahuan yang tinggi, dan ada pula dalam bentuk kekuasaan. Semua kelebihan itu sangat digandrungi dan disukai oleh manusia. Kelebihan yang diberikan oleh Allah itu merupakan ujian bagi dirimu. Ujian untuk tidak sombong.

Tidak sedikit pula manusia yang tidak dianugerahi Allah kelebihan dan kemagahan. Ada yang miskin, tidak memiliki harta dan kekayaan, bahkan ada di antara yang mencari makan siang di waktu pagi, ada yang mencari makan malam pada waktu siang, dan ada pula yang mencari makan malam di sore hari. Ada manusia yang tidak memiliki kedudukan apa pun. Ada yang tidak memiliki kekuasaan apa pun. Mereka inilah yang dilandang sebagai orang-orang yang lemah (Mustadh”afiyn-a). Kemiskinan itu juga merupakan ujian dari Allah. Ujian untuk bersabar.

Jika engkau memiliki kelebihan, maka berhati-hatilah. Sebab, jika tidak, engkau akan terjatuh di dalam kesengsaraan. Karena boleh jadi, kelebihan yang engkau miliki akan membuat kamu:

1. Lupa akan dirimu sendiri dan lupa akan orang lain,
2. Lupa kepada nikmat Allah yang ada padamu,
3. Lupa kepada Allah, lupa meningat-Nya, lupa beribadah kepada-Nya, dan
4. Menjadi sombong, angkuh, takabbur, riya, dan sum’ah.

Allah telah mengingatkan manusia untuk berhati-hati dengan kelebihan yang dimilikinya. Sebab kekebihan itu dapat menjadikan kamu lupa kepada Allah, dapat memalingkan engkau dari mengingat Allah. Hal ini seperti yang ditegaskan oleh Allah di dalam surat al-Takaatsur:

أَلْهَىٰكُمُ التَّكَاثُرُ ﴿التكاثر:١ حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ ﴿التكاثر:٢ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ ﴿التكاثر:٣ ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ ﴿التكاثر:٤ كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ ﴿التكاثر:٥ لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ ﴿التكاثر:٦ ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ ﴿التكاثر:٧ ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ ﴿التكاثر:٨

1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,‎ 2. sampai kamu masuk ke dalam kubur.‎ 3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),‎ 4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.‎ 5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,‎ 6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,‎ 7. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin. 8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).‎

Berhati-hatilah dengan kelebihan dan kemegahan yang engkau miliki. Jika kelebihan dan kemegahan itu memalingkan engkau dari mengingat Allah, maka engkau akan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah dan engkau akan dimasukkannya ke dalam neraka jahim.

Manfaatkanlah kelebihan dan kemegahan yang kamu peroleh dalam rangka beribadah kepada Allah, jangan sampai itu semua menjadikan engkau lupa. Semoga kelebihan dan kemegahan kita membawa keberkahan dan kenikmatan dunia dan akhirat. Aamiin. Wallaahu a”lam bi al-shawaab. Makassar-Hotel Grand Clarion, Rabu pagi, tanggal 12 April 2017.