KARAKTERISTIK TAKUT KEPADA ALLAH (2)

Ahmad Thib Raya |
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta |

Kemarin sudah saya uraikan tiga dari tujuh hal yang harus dijaga, sebagai ciri atau karakteristik dari ketakwaan seseorang. Kali ini saya menguraikan 4 hal lagi, sebagai berikut:

4. MENJAGA PERUTNYA dari makanan dan minuman yang haram. Dia tidak boleh memasukkan atau mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram ke dalam perutnya, baik haram dari segi zatnya, maupun haram dari segi perolehannya. Ini adalah perbuatan dosa besar. Kata Rasulullah: “Barangsiapa yang memasukkan sepotong dari makanan dan seteguk minuman yang haram ke adalam perutnya, maka semua malaikat langit dan bumi akan mengutuknya selama makanan dan minuman harama itu masih ada dalam perutnya.

5. MENJAGA TANGANNYA dari melakukan yang haram. Seseorang haram hukumnya membentangkan, merentangkan, atau mengulurkan tangannya, untuk hal-hal yang diharamkan oleh Allah swt. Akan tetapi, dia harus mengulurkannya kepada hal-hal yang dapat mengantarkannya untuk dekat dan taat kepada Allah swt. Seseorang yang dapat menjaga tanggannya dari yang haram itu, kata Rasulullah, kelak akan tinggal dan ditempatkan oleh Allah di sebuah rumah yang terbuat dari mutiara yang indah di dalam surga.”

6. MENJAGA KAKINYA dari berjalan menuju tempat yang haram dan tidak diridhai oleh Allah swt. Setiap orang harus menjauhkan dirinya dari menuju ke tempat yang diharamkan oleh Allah, bepergian untuk hal-hal yang dilarang oleh Allah swt. Dia harus menggunakan kakinya untuk mencari hal-hal yang diridhai oleh Allah, seperti untuk berjihad, mencari ilmu, dan hal-hal lain yang diridhai Allah.

7. MENJAGA KEIKHLASANNYA dari riya’ dan nifak. Setiap orang harus senantiasa menjaga dirinya dari sifat-sifat riya’. Sifat riya’ adalah salah satu sifat yang merusak dan menghanguskan amal salehnya. Karena itu, setiap amal yang dilakukan harus betul-betul karena keihlasan beramal karena Allah swt.

Kata Imam Abu al-Laits, jika seseorang mampu menjaga seluruh anggota badannya dari hal-hal yang diharamkan oleh swt sebagaimana yang disebutkan di atas, maka dia termasuk orang-orang yang berhak mendapatkan apa yang dikatakan oleh Allah di dalam beberapa ayat Al-Qur’an: “Dan akhirat itu di sisi Tuhamu, untuk orang-orang yang bertakwa.” “Orang-orang yang bertakwa itu akan berada di dalam taman-taman surga dan mata air yang menyalir.” “Orang-orang yang bertakwa akan berada di dalam surge dan kenikmatan yang luar biasa.”

Oleh sebab itu, bertakwalah kepada Allah dengan melaksanakan ibadah-ibadah yang telah diperintahkan-Nya, dan dengan menjaga seluruh anggota badan dari hal-hal yang dilarang oleh Allah, serta mengarahkan seluruh anggota badan untuk hal-hal yang membawa kepada ketaatan dan kepatuhan kepada Allah.

Wallaahu a”lam bi al-shawaab. Semoga bermanfaat. Aamiin. Jakarta-Matraman, Senen pagi, tanggal 10 Juli 2017.