Gedung FITK,  BERITA FITK Online– Rabu, (23/11/2022), bertempat di teater Profesor Mahmud Yunus lantai 3, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) menggelar Yudisium dan Pelepasan Calon Wisudawan/wati Sarjana ke-126. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Wisuda Sarjana ke-126 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang akan diselenggarakan pada Jumat dan Sabtu, 25-26 November 2022 mendatang.

Acara yang diikuti 237 lulusan Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2) itu dihadiri Dekan FITK Dr. Sururin M.Ag., Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Kadir, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Dr. Abdul Muin, M.Pd., sejumlah Kaprodi-Sekprodi, dosen dan tenaga kependidikan FITK.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Lulusan Wisuda ke-126 FITK Nomor: B-90/F.1/HM.03.4/11/2022 oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Kadir, M.Pd.

“Jumlah lulusan sarjana S1 berjumlah 203 orang dan magister (S2) sebanyak 34 orang, total 237 lulusan,” ujar bapak alumni S3 UNJ itu.

“Selamat dan sukses untuk saudara semua yang telah menyelesaikan studi, baik program studi sarjana maupun magister. Semoga ilmunya bermanfaat dan memberikan keberkahan dalam kehidupan saudara,” ucap Sururin saat pembekalannya.

Selanjutnya, Sururin mengajak para lulusan untuk senantiasa bersyukur atas prestasi yang telah diraih dan berharap peserta yudisium melanjutkan studi guna menjawab tantangan di masa depan.

“Kita bersama patut bersyukur siang menjelang sore ini merayakan kelulusan, merayakan ketercapaian saudara mahasiswa FITK. Kita patut bersyukur juga atas karunia kesehatan dan alhamdulillah juga kami dapat melaksanakan yudisium secara offline. Kami juga berharap agar saudara melanjutkan studinya ke jenjang magister maupun doktoral. Saudara bisa lanjut S2 di FITK juga bisa lanjut di luar FITK atau di luar UIN Jakarta,” ujar pakar Psikologi Agama itu.

Selanjutnya, Ibu kelahiran Bojonegoro itu menyampaikan beberapa pesan dalam pembekalannya kepada calon wisudawan/wati wisuda sarjana ke-126.

“Pertama, saudara semua sudah dibekali ilmu yang cukup sebagaimana misi kami yaitu unggul, kompetitif, dan profesional. Saudara semua diharapkan mampu menjadi civitas academica yang unggul dalam berbagai hal. Kami ingin menyampaikan bahwa unggul dalam integrasi keilmuan, keislaman, dan keindonesiaan. Ketika dalam integrasi keilmuan, saudara semua dibekali dengan keilmuan sesuai dengan bidangnya masing-masing dengan berbagai model pendekatan dan strategi yang diharapkan saudara mampu memiliki kompetensi,” harap Sururin.

Selanjutnya, dalam penjabaran visi FITK yaitu unggul, kompetitif, dan profesional, Sururin menyampaikan alumni FITK haruslah menjadi pribadi unggul, kompetitif, dan profesional.

“Unggul tidak hanya nasional tetapi juga internasional karena visi UIN Jakarta sudah mengarah ke internasional. Bagaimana kita bisa berkompetisi dan berbaur dengan masyarakat untuk membangun sebuah peradaban sebagaimana tema saat ini integrasi ilmu sebagai dasar epistemologis peradaban Islam modern di Indonesia,” sambungnya.

Ketua Umum Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan (Fordetak) itu kemudian menyampaikan syarat membangun peradaban baru yang lebih baik. Ia mengutip pernyataan Profesor Azyumardi Azra.

“Menurut almarhum Profesor Azra, minimal 3 syarat dan tambah satu. Pertama, kita harus mempunyai kemampuan yang bagus dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Saat ini kita sedang mempersiapkan diri untuk memasuki Indonesia emas pada tahun 2045. 20 tahunan kedepan saatnya saudara menjadi pemimpin di negeri ini, pemimpin di instansi dan pemimpin di mana pun. Kedua, kemajuan ekonomi. Tanamkan kepada diri kita bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Prinsip kita adalah memberi. Dan terakhir adalah stabilitas politk. Pemerintahan yang adil dan berpihak kepada masyarakat adalah paling penting dan itu yang harus kita perjuangkan,” terang Sururin.

Sebagai penutup, Sururin menyampaikan salam hormat untuk orang tua/wali mahasiswa dan mohon maaf jika tidak bisa memeberikan pelayanan yang memuaskan selama menjadi mahsiswa FITK.

“Salam hormat kami sampaikan untuk Bapak-ibu wali mahasiswa dan terimalah permohonan maaf kami jika selama saudara menempuh studi di FITK kurang mendapatkan pelayanan yang terbaik, sekali lagi mohon maaf. Semoga saudara ikhlas dengan segala pelayanan sangat mungkin belum seperti yang saudara harapkan. Tapi inilah yang sudah semaksimal mungkin kami upayakan untuk memeberikan layanan terbaik kepada saudara semua,” pungkas  Ibu alumni Pesantren Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur itu.

Usai pembekalan dari Dekan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan Kepala Pusat Karier UIN Jakarta, Salamah Agung, M.A., Ph.D.

“Pusat karier hadir membantu teman-teman alumni UIN Jakarta untuk merencanakan dan mempersiapkan karier. Selanjutnya, untuk peningkatan skill dan kompetensi teman-teman alumni. Kemudian, konsultasi dengan pakar tentang karier, bertemu perusahaan untuk wawasan yang lebih luas, membuat CV terbaik, mempersiapkan diri menghadapi wawancara, dan membantu teman-teman mendapatkan karier terbaik sesuai dengan keahlian atau yang sesuai dengan  minat. Karena belum tentu prodi kalian sesuai dengan minatnya,” jelas Ibu kelahiran Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon itu.

Berikutnya, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik yang dibacakan oleh Sub. Koordinator Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Saprudin, S.Pd., Penghargaan kepada lulusan terbaik meliputi  kategori lulusan terbaik Prodi dan lulusan terbaik tingkat fakultas, program Sarjana (S-1) dan Program Magister (S-2).

Wisudawan/wati terbaik tingkat fakultas jenjang S1 diraih oleh Jesyicha Rizky  (11180130000019) Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) IPK 3.95 (Cum Laude), sementara wisudawan terbaik tingkat fakultas jenjang Magister (S2) diraih oleh Yokha Latief R. (2120011000016) dari Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam  (MPAI) IPK 4.00 (Cum Laude). (MusAm)