Ahmad Thib Raya |
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta |

Anakmu seharusnya tidak hanya menjadi buah hati, buah jantung, tetapi juga harus menjadi buah mata, tidak hanya bagi dirimu, tetapi juga keluarga dan masyarakatmu. Menjadikan anak seperti ini bukankah hal yang mudah bagi orang tua mana pun. Tetapi, Setiap orang tua harus selalu berusaha dengan sungguh-sungguh sejak awal hingga anak itu menjadi dewasa dengan melakukan hal-hal yang dapat menjadikan anak itu sebagai permata hati sejati.

Tentu Setiap orang tua berbeda dalam hal kemampuannya untuk menjadikan anak itu sebagai anak idaman, tidak hanya berbeda dari segi kemampuan ekonomi untuk membiaya hidup anaknya, tetapi juga berbeda kemampuan ilmu pengetahuan, dan kemampuan untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anak itu.

Tentu banyak hal yang harus dilakukan oleh kedua orang tua, agar anak yang dianugerahkan Allah itu menjadi anak idaman dan menjadi permata hati. Di antaranya adalah:

1. Mulai dari mencari pasangan hidup, yang memiliki kriteria seperti yang dikemukakan oleh Rasulullah dalam hadisnya, yaitu cantik/gagah/tampan dari segi penampilan, mampu dalam hal ekonominya, dari keturunan dan keluarga yang baik, dan beragama dan berakhlak mulia. Bagi yang sudah memiliki pasangan, Tentu aspek ini sudah lewat. Yang penting binalah hubungan rumah tangga yang sudah ada dengan penuh Cinta, kasih, sayang, dan amanah agar dapat mencapai rumah tangga sakinah.

2. Pasangan suami harus berusaha dengan usaha yang halal, dan mengkonsumi barang-barang yang halal, baik dari segi zatnya, maupun dari segi proses. Jangan sekali-kali mencari harta benda dengan jalan atau cara yang telah diharamkan oleh Allah. Sebab, barang-barang yang engkau peroleh itu kelak akan menjadi milikmu, dan engkau akan menggunakannya untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga dan anak-anakmu.

3. Berilah pasangan hidupmu, termasuk anakmu makanan-makanan yang halal, yang engkau peroleh dari hasil keringatmu sendiri. Jangan memakan dan memberi makanan kepada pasangan dan anak-anakmu barang-barang yang haram. Makanan yang halal, baik dari segi zat maupun prosesnya akan menjadi darah, daging, dan semua organ tubuhmu, dan semua ini akan melahirkan kekuatan yang baik dalam dirimu. Sebaliknya, makanan yang haram akan menjadikan darah mu, darah pasangan mu dan darah anakmu menjadi kotor, dan ini semua akan menjadi gelap dan tertutup. Jika hari sudah gelap dan tertutup, maka Nur Allah, tidak akan masuk ke dalamnya.

4. Didiklah anakmu sejak kecil dengan pendidikan akhlak yang baik dan mulai. Berilah anakmu Bacaan yang baik untuk anakmu baca, agar Bacaan itu masuk dan termasuk dalam hati pikirannya. Ajarkanlah kepadanya kalimat-kalimat yang baik agar dia menjadi terbiasa membaca yang baik-baik. Didiklah mereka dengan sopan santu, baik dalam berucap, berkata, maupun dalam berbuat dan bertindak sejak dia usia dini agar dia terbiasa dengan semua yang baik itu. Tentu, Semua itu tidak dapat dilakukan sekaligus, haruslah bertahap sesuai kemampuan sang anak.

5. Ajaklah mereka untuk shalat bersama kedua orang tua pada saat waktu shalat datang. Pakaian dia dengan pakaian salat yang bagus, agar hatinya menjadi senang dengan pakaian itu. Ajarkanlah dia bacaan salat dan perbuatan salat yang ringan-ringan. Orang tua tidak boleh sendiri melakukan salat tanpa mengajak anaknya bergabung bersama waktu salat. Ajakan untuk salat itu harus dilakukan sejak anak itu usia dini, sehingga terbiasa. Pada saat tertentu, Paksakan dia untuk salat itu Ketika mulai usia remaja. Sebab, kalau dia dibiarkan, maka Ketika suatu saat dipaksakan, dia akan melawan.

Demikian dahulu untuk hari ini. Semoga bermanfaat. Semoga kita dapat melaksanakan ini demi mendapatkan anak yang menjadi permata hati. Besok akan disambung dengan usaha berikutnya yang harus dilakukan oleh orang tua. Semoga anak kita menjadi anak yang menjadi permata hati bagi semuanya. Aamiin. Wallaahu a”lam bi al-shawaab. Makassar, Hotel Grand Clarion, Sebenarnya pagi, tanggal 3 April 2017.