Gedung FITK, BERITA FITK Online– “Saya lihat pelaksanaan UP UKMPPG 2022 batch 1 di TUK UIN Jakarta ini berjalan dengan lancar. Saya apresiasi kepada Bu Dekan dan tim atas rangkaian persiapan yang dilakukan untuk kesuksesan pelaksanaan UP ini,” terang Direktur GTK Kemenag RI, Dr. Muhammad Zain M.Ag.

Pernyataan tersebut ia sampaikan di sela-sela kunjungannya ke TUK UIN Jakarta dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) Dalam Jabatan tahun 2022 di Tempat Uji Kompetensi UIN Jakarta, pada Minggu, (31/7/2022) secara online melalui aplikasi SEB.

Zain sapaan akrabnya menambahkan, pelaksanaan UP UKMPPG telah menggunakan perangkat yang canggih dan mencerminkan penggunaan Artificial Intelligence.

“Menurut saya, pelaksanaan UP UKMPPG ini sudah mencerminkan penggunaan artificial intelligence. Semua perangkat sudah menggunakan alat canggih sehingga pengawasannya bagus, komprehensif, dan tidak ada peluang untuk peserta curang. Selain itu, karena menggunakan artificial intelligence, pelaksanaan UP ini terukur dan akuntabel,” jelasnya.

“Saya melihat, seluruh peserta terpantau secara keseluruhan oleh pengawas. Setiap pengawas memegang kendali dashboard menit per menit bisa dicek, mulai dari kondisi peserta, progres soal yang telah dikerjakan, semua pengawas bisa mengetahui. Ini menarik menurut saya,” ujar Bapak yang juga dosen di Fakultas Ushuluddin, UIN Jakarta itu.

Zain melanjutkan, ia menemukan kasus unik saat keliling dan monitoring ke ruangan pengawas. Ia menemukan dua pengawas yang mengawasi peserta difabel.

“Ini temuan menarik menurut saya dan penting untuk diketahui oleh TUK lain, yaitu ada dua peserta difabel yang dilayani khusus, diberikan layanan yang cukup oleh pengawas. Artinya program yang kita gulirkan ramah untuk peserta  difabel (user friendly). Ini mencerminkan kampus UIN Jakarta sebagai salah satu kampus inklusif dan ramah terhadap difabel,” ucapnya.

“Terakhir saya sampaikan, saya sangat apresiasi atas kegesitan tim IT dan kesabaran pengawas TUK UIN Jakarta. Saya lihat dan perhatikan, para pengawas cukup sabar melayani peserta yang mungkin masih kebingungan. Mereka dengan telaten membimbing dan mengarahkan peserta. Selain sabar, pengawas di sini terlihat sudah sangat memahami dan menguasai tugasnya dengan baik,” tutup Bapak kelahiran Tumpiling, Polewali Mandar, 16 Februari 1972 itu.

Sementara itu, menurut Hazrullah salah satu penyelia menyampaikan, saat pelaksanaan UP terjadi gempa di wilayah Aceh.

“Pada saat pelaksanaan UP UKMPPG terjadi gempa di Banda Aceh, kebetulan beberapa peserta TUK UIN Jakarta berasal dari Aceh. Untungnya tidak ada yang terputus dari aplikasi SEB maupun zoomnya. Mereka sempat berdiri untuk memberi tahu pengawas, terus dilanjutkan lagi,” jelas Hazrullah.

Untuk diketahui, pelaksanaan UP UKMPPG tahun 2022 ini dijadwalkan selama satu hari (Minggu, 31/7) dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi satu pukul 8.00-11.00., sementara sesi dua dimulai pukul 13.00-16.00 WIB. Untuk jumlah peserta, sesi satu berjumlah 500 peserta, sementara sesi dua berjumlah 499, total 999 peserta. (MusAm)