Tangsel, BERITA FITK Online– Dalam rangka menindaklanjuti Kurikulum Merdeka Belajar yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud RI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Kamis (10/9/2020). Kegiatan Perjanjian Kerja sama tersebut digelar secara virtual melalui kanal zoom yang difasilitasi oleh FITK UIN Jakarta.

Acara Perjanjian Kerja Sama (PKS) dihadiri oleh Dr. Toto Bintoro (Warek IV Bidang Kerja Sama UNJ), Prof. Dr. Andi Faisal Bakti (Warek IV UIN Jakarta) Dr. Sururin, M.Ag (Dekan FITK), Dr. Kadir, M.Pd. (Wakil Dekan I), Dr. Abdul Muin, M.Pd, (Wakil Dekan II), Dr. Khalimi, M.Ag. (Wakil Dekan III), Maila Dinia Husni Rahim, Ph.D. dan sejumlah undangan.

Dekan FITK UIN Jakarta, Sururin mengatakan bahwa FITK ingin mempersiapkan dan menindaklanjuti Kurikulum Merdeka Belajar yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga FITK UIN Jakarta merasa perlu melakukan Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang notabene kampus pendidikan umum bergengsi yang ada di Jakarta, “kami ingin mempersiapkan Kurikulum Merdeka Belajar ini dengan sebaik-baiknya, Kami percaya UNJ merupakan mitra yang cocok untuk bekerja sama dengan FITK’, ucap Sururin

Senada dengan Sururin, Toto Bintoro mengatakan bahwa UNJ merasa senang dan terhormat melakukan PKS ini. “Kita sangat senang dan merasa terhormat serta akan menindaklanjuti PKS ini” ujar Toto Bintoro

Toto Bintoro juga mengatakan bahwa UNJ mempunyai beberapa program studi yang rencananya akan bekerja sama dengan program studi yang berada di FITK UIN Jakarta, sehingga kami menargetkan PKS ini telah ditandatangani paling lambat akhir September, tambah Toto Bintoro.

Dalam kesempatan ini, acara Perjanjian Kerja Sama antara FITK UIN Jakarta dengan UNJ dimulai dengan pembahasan pasal per pasal secara runtut dan detail, tujuannya agar kedua intitusi pendidikan tersebut memiliki pemahaman dan kesamaan pandangan dalam perjanjian tersebut. Rencananya setelah pertemuan yang pertama ini, akan dilakukan workshop dan ada beberapa kegiatan tindaklanjut kerja sama untuk mematangkan kerja sama tersebut.

Dalam pertemuan virtual kali ini, yang menjadi catatan besar adalah belum siapnya sistem akademik dari kedua pihak, seperti belum adanya sistem pertukaran mahasiswa antar mahasiswa dari FITK UIN Jakarta dan UNJ, transfer nilai, dan lain-lain sehingga ke depan dua lembaga tersebut akan membuat tim khusus untuk pengembangan sistem akademik tersebut.