Grand Whiz Hotel, Poins Simatupang Jakarta, BERITA FITK Online – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan Konsinyasi Penyusunan Laporan Pelaksanaan PPG Daljab Batch 2. Acara tersebut dilangsungkan di Grand Whiz Hotel, Poins Simatupang, Jakarta pada Jumat-Minggu, (24-26/12/2021) yang diikuti oleh pimpinan fakultas, Kaprodi dan Sekprodi PPG, tim penyusun laporan akademik dan keuangan, tim helpdesk, dan sejumlah staf TU.

“Bapak/Ibu, terima kasih atas kedatangannya. tiga hari ke depan (Jumat-Minggu) kita akan duduk bareng dan membahas masalah yang sangat penting dan cukup padat yaitu penyelesaian laporan penyelenggaraan PPG Daljab Batch 2. Sengaja acara ini kami laksanakan di hotel agar Bapak/Ibu bisa lebih fokus karena tidak terganggu oleh kerjaan lainnya,” ucap Zaenul Slam saat penyampaian laporannya.

“Bapak/Itu, untuk diketahui alhamdulillah kita telah melaksanakan UKMPPG Daljab 2021 batch 1 dan batch 2. Sudah kita ketahui bersama pada batch 1 keberhasilan kita terkait UKMPPG baru mencapai 77%. Di mana 77% yang terbaik adalah madrasah dengan rata-rata 86%, sedangkan PAI 66%. Alhamdulillah di batch 2 keberhasilan kita meningkat, tanpa retaker meningkat cukup signifikan yaitu 92%, sedangkan jika digabung dengan retaker rata-rata 82%,” sambung Zaenul Slam.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras kita semua, peran panitia, dosen yang berjibaku demi mensuksekan PPG ini, dan tidak diragukan juga peran tim helpdesk yang cukup sabar dalam mendampingi mahasiswa dan dosen selama pelaksanaan PPG,” tambahnya.

“Di akhir kegiatan PPG biasanya harus dibuatkan laporan baik akademik mau pun laporan keuangan. Oleh karena itu, dalam hal ini kita akan membagi tugas untuk penyelesaian laporan ini. Kami telah menugaskan beberapa nama menjadi tim penyusun laporan akademik dan alhamdulillah progresnya cukup baik. Mudah-mudahan tiga hari ke depan laporan akademik mau pun keuangan selesai sampai layout,” tutup Bapak kelahiran Majalengka ini.

Sementara itu, dalam sambutan dan arahannya, Abdul Muin menyampaikan ,
“Saya berharap kegiatan konsinyering ini berjalan optimal. Targetnya adalah kita dapat menyelesaikan kewajiban kita sebagai LPTK sebagai pengelola PPG dan akuntabilitas kita juga sebagai pengelola PPG untuk memeberikan laporan kepada negara dalam hal ini adalah dari Kementerian Agama dan pemerintah daerah. Kementerian Agama melalui Direktorat GTK mau pun Direktorat PAI yang menitipkan mahasiswa, guru-guru PPG madrasah dan juga maple PAI.” Ucap Muin.

“Total peserta yang mengikuti PPG di FITK UIN Jakarta batch 1 dan batch 2 berjumlah 705 mahasiswa. Ini adalah amanah kita yang harus dipertanggung jawabkan kepada negara, karena kita dititipi mensertifikasi gutru-guru madrasah dan PAI di bawah Kemenag dan negara telah menganggarkan untuk kegiatan ini, maka kita berkewajiban untuk melaksanakan program profesi ini dengan sebaik-baiknya. Bentuk dari pertanggung jawaban kita adalah  kita memberikan pelaporan dengan benar termasuk akuntabilitas keuangannya” lanjut Muin.

“Secara pribadi kita semua mendapatkan amanah dari pimpinan untuk menyelenggarakan ini dan yang kedua kita jadikan ini adalah amal ibadah, karena yang diprogramkan adalah guru-guru madrasah dan agama untuk mendidik anak-anak Indonesia. Keberhasilan mereka dalam mendidik anak-anak berarti ada andil dari kita untuk mendukung itu. Oleh karena itu, apa yang telah dan sedang kita lakukan adalah bentuk dari ibadah,” pungkas Muin.

Sebagai informasi, pelaksanaan PPG batch 1 sudah terlaksana pada bulan 7 Juni dan berakhir pada 19 September 2021 dengan rincian PAI 168 dan madrasah 244 dengan total 412. Sedangkan PPG batch 2 telah dimulai pada 23 Agustus dan berakhir pada 5 Desember 2021 total 1.317 peserta yang berasal dari seluru LPTK penyelenggara PPG. (MusAm)