Gedung FITK, BERITA FITK Online– Dalam rangkaian acara Wisuda Sarjana ke-119 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Sabtu, 27 Februari 2021 mendatang, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) kembali menggelar acara Yudisium dan Pelepasan Lulusan FITK pada Senin, (22/02/2021), setelahnya pada Rabu, (24/02/2021) mereka juga akan mengikuti gladi resik secara virtual di tingkat universitas. Yudisium kali ini kembali digelar secara virtual yang diikuti calon wisudawan/wati dan pimpinan fakultas dan sejumlah dosen di tempat masing-masing.

Acara yang diikuti 302 lulusan Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2) itu dihadiri Dekan FITK Dr Sururin MAg, Wakil Dekan Bidang Akademik (Wadek I) Dr Kadir MPd, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum (Wadek II) Dr Abdul Muin MPd, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja sama (Wadek III) Dr Khalimi MAg, sejumlah Kaprodi dan Sekprodi, serta dosen FITK yang sebagian besar turut bergabung dari kediamannya masing-masing.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Lulusan Wisuda ke-119 FITK Nomor: B-015/F.1/HM.03.4/II/2021 oleh Koordinator Subbag Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Asep Saprudin SPd.

“Jumlah lulusan sarjana S1 berjumlah 291 orang dan sarjana S2 Fakultas sebanyak 11 orang, total 302 lulusan,” ujar pria kelahiran Majalengka ini.

Selanjutnya, seluruh calon wisudawan/wati  dibacakan predikat yudisium dan ditampilkan fotonya beserta pimpinan Prodi dalam layar zoom meeting.

Yudisium dan pembekalan kali ini tidak hanya diikuti oleh para calon wisudawan/wati, jajaran pimpinan fakultas, dan Kaprodi/Sekprodi, namun sejumlah alumni FITK turut bergabung dan memberikan komentar dan motivasi di kolom komentar.

Sementara Sururin yang didapuk memberikan pembekalan mengucapkan selamat dan sukses kepada calon wisudawan/wati serta mengajak para lulusan untuk senantiasa menumbuhkan tekad dan niat yang kuat untuk melanjutkan studi guna menjawab tantangan di masa depan “Saudara sebentar lagi menjadi alumni FITK, kami berharap alumni FITK menjadi lulusan yang unggul, kompetitif, dan profesional sesuai dengan visi FITK. Tantangan masa depan begitu kuat yang mana membutuhkan skill, pengalaman, sikap, kompetensi di mana saudara semua harus terus belajar, mengelola, dan selalu mawas diri,” ujar Sururin.

Selanjutnya, Sururin menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga karena masih diberikan kenikmatan sehat. Menurutnya, dengan kondisi pandemi saat ini, kesehatan adalah nikmat yang paling istimewa. “Alhamdulillah, kami patut bersyukur atas nikmat sehat yang diberikan Allah SWT, banyak saudara kita saat ini kondisinya sedang sakit dan berjuang melawan korona,” ucapnya.

Berikutnya, Ibu kelahiran Bojonegoro ini menyampaikan beberapa pesan kepada calon wisudawan/wati wisuda sarjana ke-119.

“Saya selalu mewanti-wanti dan berpesan kepada alumni tentang tantangan abad ini yang semakin berat, saya singkat dengan 5K:

  1. Kritis, dalam berfikir saudara harus kritis, kritis itu berargumen dengan logis dan mempunyai dasar keilmuan dan setiap memberikan pernyatan selalu cek dan ricek terlebih dahulu. Sikap kritis juga mesti dibarengi dengan solusi yang diberikan;
  2. Komunikatif, saudara harus mampu menyampaikan ide dan gagasan dengan santun dan beretika, tidak frontal dan urakan karena saudara seorang akademisi, tidak hanya komunikasi lisan, melainkan juga tulisan.
  3. Kolaboratif, saudara dituntut mampu bekerja sama dengan orang lain, bekerja sama itu butuh latihan. Bagaimana kita bisa menerima kekurangan orang lain dan sebagainya. Selain itu saudara dituntut untuk bisa berkolaborasi untuk menyatukan dan meningkatkan potensi yagn ada di dalam diri saudara.
  4. Kreatif, saudara dituntut untuk kreatif. Kreatifitas ini penting karena ini kemampuan tertinggi seseorang. Orang kreatif akan mampu memecahkan masalah dan memenukan ide-ide baru. Dengan kreativitas insyaallah sadara akan sukses.
  5. Karakter, saudara sebagai alumni perguruan Islam dituntut untuk berakhlak mulia, sebagaimana Rasul diutus ke muka bumi untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.

Selanjutnya, dalam penjabaran visi FITK yaitu unggul, kompetitif, dan profesional, Sururin menyampaikan alumni FITK haruslah menjadi pribadi unggul, kompetitif, dan profesional.

“Unggul artinya saudara punya kemampuan dan skill tinggi, kompetitif artinya saudara mampu berdaya saing dengan lulusan kampus lain, dan profesional adalah saudara menguasai disiplin ilmu di mana saudara tempuh,” tegasnya.

Sebagai penututp, Sururin menyampaiakn salam hormat untuk orang tua/wali mahasiswa dan mohon maaf jika tidak mendapat pelayanan yang memuaskan selama menjadi mahsiswa FITK.

“Sampaikan salam hormat kami untuk kedua orangtua saudara, sampaikan juga permohonan maaf kami jika selama saudara menempuh studi di FITK kurang mendapatkan pelayanan yang terbaik, sekali lagi mohon maaf”, pungkas Sururin.

Usai pembekalan dari Dekan, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik yang dibacakan oleh Koordinator Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja sama Saprudin SPd. Penghargaan kepada lulusan terbaik meliputi  kategori lulusan terbaik Prodi dan lulusan terbaik tingkat fakultas, program Sarjana (S-1) dan Program Magister (S-2). Wisudawan/wati terbaik tingkat fakultas jenjang S1 diraih oleh Alfiani Muscahyanti Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IPK 3.83 (Cum Laude), sementara wisudawan terbaik tingkat fakultas jenjang S2 (Magister) diraih oleh Afif Faizin dari Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MMPI) IPK 4.00 (Cum Laude).

Dalam penyampaian kesan dan pesannya sebagai peserta terbaik jenjang S1 dan mewakili wisudawan/wati yang lainnnya, Alfiani Muscahyanti menyampaiakan ucapan terima kasih kepada seluruh pimpinan fakultas yang telah mengantarkannya untuk sampai ke tujuan ini. Langkah yang ditempuh adalah nikmat yang patut disyukuri. Banyak kenangan yang tidak mungkin ia lupakan.

“Kami ucapan terima kasih kepada seluruh pimpinan fakultas yang telah mengantarkan kami untuk sampai ke tujuan ini. Langkah yang ditempuh adalah nikmat yang patut disyukuri. Banyak kenangan yang tidak mungkin kami lupakan,” Ujar Alfiani.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pimpinan, dosen, dan karyawan jika selama menempuh studi di FITK terdapat kesalahan dan kekurangan.Teruntuk kawan-kawanku, apapun profesi yang akan kita jalani di masyarakat nanti, kita harus bisa membuktikan bahwa lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah yang terbaik dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutup Alfiani.

(MusAm)