Tangerang, FITK Online– UIN Jakarta melalui Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) ditunjuk Dirjen Pendis untuk mempelopori penyusunan modul PPG PAI 2019.

Demikian disampaikan Direktur PAI Pendis Kemenag Dr Rohmat Mulyana MPd dalam acara Rapat Koordinasi Penyusunan Capaian Pembelajaran (CP) dan Modul PPG PAI serta Pretest di Hotel Arosa Bintaro Tangerang Banten selama tiga hari pada Senin-Rabu lalu, (22/4/2019).

“FITK UIN Jakarta adalah fakultas yang akan dijadikan mitra kerjasama oleh Dit Pais bukan fakultas lainnya.” Ujar Rohmat.

Seluruh PTAIN yang menyelenggarakan PPG PAI, lanjutnya, wajib membuat modul sebagai tolak ukur dalam pelaksanaan PPG PAI. Dijelaskannya, salah satu konsep dari Dit Pais adalah penguasaan konten PAI yang mendalam dan komprehensif, sehingga mampu menangkal adanya paham-paham radikal.

Selain itu, Rohmat mengharapkan dalam penyusunan soal hendaknya dilakukan pemilahan terlebih dahulu agar peserta tidak mengalami kesulitan dalam pengerjaannya.

“Peserta dari PAUD/PIAUD terlalu sulit dalam mengerjakan soal-soal ujian saringan. Mohon kebijakan dalam pemilahan soal antara Guru PAI dengan PAUD,” pinta Rohmat.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FITK Dr Sururin MAg mengatakan bahwa penyusunan modul yang diserahkan Dit Pais Kemenag kepada FITK UIN Jakarta merupakan sebuah kehormatan bagi FITK.

“Ini sebuah apresiasi dari Dit Pais kepada FITK UIN Jakarta. Pada prinsipnya FITK siap membantu program pemerintah melalui PPG PAI 2019 dan siap menjadi pelopor penyusunan modul,” ujar Sururin dalam sambutannya.

Dalam workshop yang berlangsung selama tiga hari itu disusun rancangan Capaian Pembelajaran (CP), modul, dan perangkat tes. Untuk modul, tutur Sururin, pada awalnya akan disusun delapan modul profesional dan delapan modul pedagogik, namun jumlah tersebut akan dirubah sesuai kebutuhan peserta. Sementara untuk Pre Test akan diundang dari Fakultas Psikologi TPA dan Minat Bakat.

“Pertemuan selanjutnya sudah siap bentuk daringnya dalam bentuk PPT beserta perangkatnya dan pada 20 Mei 2019 sudah bisa ditayangkan di daring,” pungkas Sururin.

Selain dari FITK UIN Jakarta, turut hadir delegasi peserta dari UIN Semarang, UIN Malang, UIN Surabaya, UIN Makasar, UIN Yogya, dan UIN Bandung. (lrf/mf)