Gedung FITK, BERITA FITK Online – Sejak Sabtu, (18/9/2021), sebanyak 412 guru mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) Dalam Jabatan tahun 2021. Pada hari ini Minggu, (19/9/2021) adalah hari kedua pelaksanaan UP tersebut yang dilaksanakan secara online melalui aplikaai SEB.

“Alhamdulillah pelaksanaan UP hari kedua ini berjalan dengan aman dan lancar seperti hari pertama kemarin, bahwa ada beberapa peserta yang drop jaringan itu wajar karena wilayah yang cukup jauh dari peserta itu sendiri sehingga sedikit terkendala sinyal, tapi semuanya masih bisa kami atasi dengan cepat,” ujar operator PPG, Afif Ahmad Faisal, M.M. saat dimintai keterangan.

Mereka yang mengikuti UP hari ini, lanjutnya, terdiri dari sesi tiga dan sesi empat dengan rincian sesi tiga terdapat 13 pengawas, sementara sesi empat terdapat sembilan pengawas.
“UP hari ini terdiri dari dua sesi, sesi tiga dan sesi empat dengan rincian sesi tiga terdapat 13 pengawas, sementara sesi empat terdapat sembilan pengawas yang semuanya ditempatkan pada ruangan terpisah,” jelas Afif.
“Pada pelaksanaan UP hari kedua ini juga, pengawas terlihat lebih tenang, sehingga para peserta juga nampaknya ikut tenang meskipun pada awal-awal terlihat tegang. Bapak/Ibu penyelia juga sangat baik dan kooperatif saat memantau dan memberi arahan pelaksanaan UP di LPTK UIN Jakarta ini. Hatur nuhun, Bapak/Ibu penyelia,” tutup Afif.

Sementara itu, Fuji Hernawati Kusumah, M.Si. salah satu pengawas UP PPG saat dimintai keterangannya saat mengawas menyampaikan, pelaksanaan UP PPG berbasis daring ini merupakan pengalaman pertamanya dan sempet merasa kerepotan saat awal-awal peserta login.


“Ini pengalaman pertama saya sebagai pengawas pelaksanaan UP PPG daring, biasanya mengawas offline. Awalnya agak merasa kerepotan, terutama saat peserta tidak bisa masuk aplikasi dan terlihat mereka begitu panik. Apalagi di kelompok yang saya awasi itu ibu-ibu yang usianya mungkin rata-rata 40-50 tahun, dan sebagian dari mereka terlihat kurang akrab dengan perangkat IT,” ucap Dosen Tadris Fisika ini.

Ia pun menceritakan kendala selama mengawas UP PPG kali ini.
“Kendala pada umumya berasal dari jaringan peserta ujian, terutama bagi peserta yang berasal dari daerah jauh dan terpencil. Selanjutnya, sebagian dari peserta salah memasukkan kode dan password yang menyebabkan mereka kesulitan masuk ke aplikasi SEB. Kendala terakhir mungkin karena sebagian dari mereka kurang akrab dengan IT dan perangkatnya,” lanjutnya.

“Setelah saya menyaksikan UP PPG ini, muncul dalam pikiran saya persolan pendidikan terutama guru masih banyak, selain kesejahteraan yang selama ini kita ketahui juga sumber daya manusianya itu sendiri. Ini harus menjadi perhatian serius bagi kampus-kampus terutama LPTK seperti FITK ini. Pemerintah harus punya formula untuk menyelesaikan masalah klasik ini, yaitu masalah kesejahteraan dan kualitas manusianya,” tutup perempuan kelahiran Kuningan ini.

Sementara itu, Penyelia Nasional Dr. Asnil Aidah Ritonga, M.A. dari UIN Medan dalam laporan monitoringnya menyampaikan, dari persiapan hingga saat pelaksanaan UP dua hari ini. Menurutnya, secara umum pelaksanaan UP di hari pertama dan kedua berjalan dengan aman dan lancar.
“Alhamdulillah pelaksanaan UP di LPTK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada hari pertama dan kedua berjalan dengan lancar dan relatif aman, meskipun pada hari kedua ini ada peserta yang terdapat di dashboard namun tidak ada di data panitia. Ini mungkin kesalahan input dari kementerian. Kemudian kami beri solusi untuk yang bersangkutan untuk mengikuti retaker. Kami telah membuatkan berita acara khusus ke Panas untuk pelaksanaan ujian susulan untuk yang bersangkutan,” jelasnya.

“Alhamdulillah tempat pelaksanaan UP PPG sangat representatif dan kuat jaringan internetnya. Kemudian, selama dua hari UP ini kami penyelia sangat merasa terbantu oleh panitia dan pengelola PPG UIN Jakarta, mereka sangat kooperatif dan cekatan jika terjadi kendala apa pun. Mereka juga tidak segan untuk menanyakan segala hal ke saya maupun ke Pak Luqman rekan saya,” sambung Dosen PAI UIN Medan ini.

Kemudian Asnil memberikan catatan dan evaluasi pelaksanaan UP PPG kali ini.
“Pengelola dan panitia kelihatannya belum ada informasi mengenai berita acara B1-B6, sehingga pada saat briefing kemarin dan saat saya tanyakan ke pengawas terkait B1-B6 sudah diisi belum, mereka serempak jawab belum mengisinya. Ini hanya persoalan komunikasi atau memang belum sempat disampaikan saja ke pengawas. Tapi, secara umum, pelaksanaan UP PPG di LPTK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berjalan dengan lancar dan sukses,” pungkasnya. (MusAm)