FITK GAUNGKAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN 5.0 BERKELANJUTAN
SEMINAR NASIONAL FITK 2026:
GAUNGKAN TRANSFORMASI PENDIDIKAN 5.0 BERKELANJUTAN

Gedung FITK, Berita FITK Online— Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menyelenggarakan Seminar Nasional FITK 2026 pada Selasa, 5 Mei 2026, dengan mengusung tema “Transformasi Pendidikan Nasional Menuju Pendidikan 5.0 yang Berkelanjutan”. Seminar ini menjadi forum akademik penting yang mempertemukan para akademisi, praktisi pendidikan, peneliti, serta mahasiswa untuk membahas arah transformasi pendidikan Indonesia di era digital dan kecerdasan buatan.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan resmi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FITK, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan penyampaian laporan oleh ketua panitia, Mardiana Zulfa, S.Pd., M.Pd.
Keberhasilan penyelenggaraan Seminar Nasional FITK 2026 tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur panitia, termasuk keterlibatan para CPNS dosen FITK yang bekerja sangat luar biasa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara.

Pada sesi keynote speech, Dekan FITK Prof. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D., menyampaikan materi bertajuk “Peranan FITK dalam Melahirkan Calon Guru Adaptif Pendidikan 5.0”. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A. membawakan topik “Tantangan AI bagi Guru”, yang menyoroti pentingnya kesiapan tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan.
Seminar juga dimeriahkan dengan persembahan Tarian Balagacarika sebelum memasuki sesi plenary pertama yang membahas pengembangan profesi guru pada Pendidikan Anak Usia Dini, pesantren, dan madrasah menuju Pendidikan 5.0 yang berkelanjutan. Dalam sesi ini hadir sejumlah narasumber, di antaranya Suparto, S.Ag, M.Ed, Ph.D. yang membahas peran guru PAUD dalam membentuk karakter bangsa, Zacky Khairul Umam, Ph.D., yang mengangkat peran kyai dan ustadz dalam mengusung nilai kemanusiaan sebagai fondasi keberlanjutan Pendidikan 5.0, serta Salamah Agung, M.A., P.hD., yang memaparkan pengembangan profesi guru sebagai desainer pembelajaran 5.0.

Pada sesi plenari kedua, pembahasan difokuskan pada Tes Kemampuan Akademik dalam kerangka Pendidikan 5.0. Dr. Rahmawati, S.T., M.Ed., memaparkan proses dan hasil Tes Kemampuan Akademik di Indonesia, sedangkan Maya Defianty, M.Pd., P.hD., membahas mitigasi dampak negatif dari standardized testing dalam sistem pendidikan modern. Diskusi berlangsung aktif dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam sesi tanya jawab.
Selain seminar utama, kegiatan ini juga melaksanakan sesi paralel di ruang-ruang kelas FITK yang diisi oleh para presenter dari berbagai institusi untuk mempresentasikan hasil penelitian dan inovasi pendidikan.
Melalui Seminar Nasional FITK 2026, FITK UIN Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pendidikan nasional yang inovatif, humanis, dan berkelanjutan demi menjawab tantangan Pendidikan 5.0 di masa depan. (red. MP)