Prodi PIAUD-Tadris Biologi Adakan Kuliah Umum “Quran dan Science”
Prodi PIAUD-Tadris Biologi Adakan Kuliah Umum “Quran dan Science”

Gedung FITK, BERITA FITK Online – Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini dan Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan kuliah umum bertema “Quran dan Science”. Kegiatan yang dihadiri lebih 200 peserta tersebut dilangsungkan pada Rabu, (9/11/2022) bertempat di Ruang teater Profesor Mahmud Yunus lantai 3 fakultas.

Dalam kegiatan tersebut, Prodi PIAUD danj Tadris Biologi menghadirkan dosen tamu yaitu Prof. Dr. Abdul Hye, Ph.D dari Final Revelation Institute Houston, Texas, USA.

Hadir pada kuliah umum lebih dari 200 mahasiswa dan beberapa dosen selain dari Program Studi PIAUD dan Tadris Biologi, hadir juga dari Prodi Pendidikan Agama Islam.  Acara dibuka oleh Wadek I bidang akademik Dr. Kadir.  Prof. Dr. Abdul Hye, Ph.D menyampai integrasi antara Al Quran dengan astronomi, geografi, dan biologi.  Selain itu narasumber juga menyampaikan Islam di Amerika.

Kegiatan yang dihadiri 339 peserta tersebut dilangsungkan pada Rabu, (9/11/2022) bertempat di Ruang teater Profesor Mahmud Yunus lantai 3 fakultas.

Abdul Hye dalam materinya menyampaikan integrasi antara Al-Quran dengan astronomi, geografi, dan biologi.  Selain itu, ia juga menyampaikan Islam di Amerika.

Penyampaian materi dari Abdul Hye membuka cakrawala peserta kuliah umum dengan sebuah pertanyaan “Where is Allah?”. Ia kemudian  mengutip surat AL Qaf (50) ayat 16 yang menyatakan Allah lebih dekat dari urat nadi.  Beranjak dari pertanyaan pemicu ini materi bergulir tentang misteri langit ke-7 menghubungkan antara ayat al-Quran dengan fenomena sains dari pandangan ilmuwan baik bidang astronomi, geografi, maupun biologi.

Mempelajari fenomena alam dari pandangan sains memperkuat kepercayaan kita terhadap al-Quran sebagai kitab yang diturunkan oleh Allah swt dan menafik keraguan terhadap al-Quran.

Abdul Hye kemudian mengingatkan ketika kita tidak lagi meragukan al-Quran, maka kita akan termotivasi untuk mendakwahkan al-Quran.

“Bapak-ibu dan para mahasiswa yang saya hormati, menurut saya sangat penting antara integrasi keilmuwan dan keislaman untuk mahasiswa UIN khususnya FITK sebagai calon guru dan penyebar ilmu di lembaga pendidikan. Harapan saya dengan kuliah umum ini menambah wawasan, keimanan dan ketaqwaan dalam mengintegrasikan ilmu dengan keislaman bagi mahasiswa,” terang Dr. Sururin, M.Ag., Dekan FITK UIN Jakarta dalam sambutannya.

Pada akhir sesi, Abdul Hye memberikan kuis, dengan antusias para peserta menjawab kuis yang diberikan. Peserta yang menjawab kuis dengan tepat diberikan hadiah berupa buku yang ditulisnya.

Selanjutnya, pada sesi ramah tamah dilakukan pengenalan budaya dan makanan khas nusantara yang ada disekitar kampus,  di antaranya masakan yang berasal dari Sumatera Barat. (YH/MFD/MusAm)