BERITA FITK OnlineAnnual International Conference On Islam Education for Student (AICOIES) 2022 merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan sebagai implementasi hasil MoU yang disepakati dalam Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan PTKIN (FORDETAK). Salah satu bentuk kegiatannya adalah Konferensi internasional. Konferensi internasional tahun 2022 diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Salatiga. Acara berlangsung secara offline di Gedung Auditorium dan Student Center Kampus III pada tanggal (21-23/6/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta dari 30 PTKIN se-Indonesia. Hadir sebagai  narasumber pakar-pakar pendidikan dari dalam dan luar negeri, yaitu Dr. Sururin, M.Ag. (ketua umum FORDETAK), Anita Dudek, M.Ed. (Edupreneur Amerika),  dan Angie Davidsen, M.S.E. (Kepala Sekolah Atlanta North School).

Dalam event ini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendelegasikan tiga mahasiswa untuk mempresentasikan artikel hasil penelitiannya. Mahasiswa tersebut adalah Yusriyyah Febriani Putri  dari Prodi Pendidikan Matematika, Aprilia Pitaloka dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Diannida dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Hadir sebagai pendamping dalam acara tersebut, Dr. Khalimi, M.Ag. (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama) dan Dr. Kadir, M.Pd (Wakil Dekan Bidang Akademik).

Ketua Fordetak PTKIN, mengemukakan dalam sambutannya bahwa kegiatan AICOIES ini merupakan langkah apik yang mampu memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk menyampaikan ide maupun gagasan dari hasil penelitian serta pemikirannya.

“Forum seperti ini merupakan ajang kolaborasi, berinteraksi dan bertemu mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya untuk bertukar pemikiran serta pengalaman-pengalaman lainnya,” Ungkap Sururin.

Penutupan acara AICOIES 2022 diadakan di Bannaran Kafe Salatiga. Pada acara tersebut, mahasiswa, dekan dan wakil dekan mendapat pengumuman yang menggembirakan, yaitu Peserta dari UIN Jakarta mendapat nominasi peserta terbaik Se-PTKIN Indonesia. Predikat “the best presentator” diraih oleh Yusriyyah Febriani Putri (Pendidikan Matematika) dan prestasi “the best abstrak” diraih oleh Diannida dari (PGMI). (dian/MusAm)