BERITA FITK Online– Dalam upaya memaksimalkan ikhtiar lahir dan batin, LPTK UIN Jakarta menyelenggarakan Istigasah bersama peserta UP UKMPPG 2022 Batch 1 yang diberi tema: “Doa Bersama Mengetuk Pintu Langit”. Acara tersebut digelar pada Jumat, (29/7) secara virtual melalui platform zoom meeting.

Istigasah yang dipimpin oleh Dr. Akhmad Sodiq, M.Ag. itu diikuti oleh pimpinan fakultas, pengelola PPG, wali mahasiswa, dan mahasiswa PPG yang berjumlah 999 guru berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang terdiri dari peserta PAI dan madrasah.

Istigasah sendiri adalah salah satu tradisi keagamaan yang mengemuka dalam masyarakat Islam Indonesia. Dalam perkembangannya, bacaan istigasah terus mengalami variasi dan penyesuaian. Namun demikian, mayoritas masyarakat Indonesia masih mengacu pada istigasah yang disusun oleh Kiai Romly Tamim, mursyid Tarekat Qadariyah dan Naqsyabandiyah Pesantren Rejoso, Jombang Jawa, Timur.

Dalam sambutannya sebagai Dekan, Sururin mengajak mahasiswa PPG untuk bermunajat kepada Allah SWT.

“Setelah Bapak/Ibu semua mengikuti rangkaian PPG yang padat dan capek, marilah sejenak kita tundukkan kepala kita untuk bermunajat kepada Allah SWT, agar segala hajat kita diberi kemudahan,” ucap Sururin.

“Kita sudah berikhtiar sedemikian rupa, maka saatnya bertafakur kepada Allah SWT untuk kemudahan-kemudahan. Kita berdoa bersama untuk ujian (31/7) diberikan kelancaran. Insyaallah yang namanya ujian ada lulus dan ada yang tidak lulus. Tapi kami bermohon kepada Allah semoga semuanya lulus,” pungkas ibu kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur itu.

Sementara itu, Akhmad Sodiq menyampaikan tujuan dilakukannya istigasah. Menurutnya, istigasah adalah pengharapan hamba kepada Tuhannya agar hajat dan doanya diijabah.

“Melalui istigasah, kita tentu mengharapkan ridho dari Allah SWT agar mengijabah doa-doa hamba-Nya yang memohon pertolongan kepada-Nya. Berdoa dengan penuh keikhlasan serta kekhusyukan akan membawa kita pada keselamatan,” terang Akhmad Sodiq.

“Intinya, istigasah adalah doa bersama yang bertujuan untuk meminta pertolongan dari Allah SWT ketika keadaan sukar dan sulit. Tujuan akhirnya agar dihilangkan dan terlepas dari bala bencana,” ucap Akhmad Sodiq.

“Istigasah juga biasanya dilakukan saat menemui musibah atau hendak menemui situasi yang penting, seperti saat kondisi wabah Covid-19 atau memohon pertolongan sebelum ujian yang akan Bapak/Ibu laksanakan,” sambung Kiai UIN Jakarta itu. (MusAm)