Teknologi saat ini terus mengalami kemajuan dengan pesat. Tentu saja kemajuan teknologi tersebut akan mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia, seperti ekonomi, budaya, politik, Kesehatan, dan tidak terkecuali pendidikan. Pada zaman globalisasi ini kemajuan teknologi adalah suatu hal yang tidak bisa dihindarkan. Pada zaman yang modern ini, semakin maju ilmu pengetahuan makan akan semakin maju teknologi yang ada, Tadris Fisika menggelar Studium General dengan tema “Technological Science Education in Society 5.0 With 4C (Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration).

Studium General dilaksanakan di teater Profesor Mahmud Yunus lantai 3, Gedung FITK, Kampus 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan menghadirkan dua pemateri yaitu Dr. Siti Khadijah .M.Ag., Kaprodi Tadris PIAUD, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan membawakan materi “Pengaruh  Teknologi dalam dunia Pendidikan”. Kedua, disuguhkan materi “Pembelajaran Sains yang Difasilitasi oleh Teknologi” Dzikri Rahmat Romadhon M.Pfis , dosen Tadris Fisika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Studium General dilangsungkan pada Senin,(21/11/2022) dihadiri oleh Kaprodi Tadris Fisika yaitu Iwan Permana Suwaran M.Pd., pebimbing lomba Olimpiade Pekan Raya Ilmiah 2022, serta seluruh Mahasiswa Tadris Fisika.

“Tema yang diangkat pada hari ini sangat penting sekali, di mana semakin bertambahnya tahun tentunya teknologi yang dibuat oleh manusia akan semakin maju. Teknologi juga mengalami perkembangan yang pesat pada bidang pendidikan,” ucap Iwan sapaan akrabnya dalam sambutan.

“Dalam pekerjaan memiliki bahaya jika dilakukan secara multitasking, multitasking sendiri bukan berarti dapat menyelesaikan segala pekerjaan yang dilakukan, tapi multitasking yang baik adalah berpindah dengan kualitas,” terang Siti Khadijah saat pemaparan materinya.

Sementara itu, dalam penyampaian materinya, Dzikri Rahmat Romadhon menjelaskan keuntungan yang didapat saat mengajar mengggunakan teknologi.

“Benefit yang didapatkan ketika mengajar menggunakan technologic science education ini di antaranya yaitu akses lebih mudah, meningkatkan kemampuan teknologi, self directed dan lain sebagainya. Di balik benefitnya juga ada resiko yang didapat di salah satunya mengurangi kemampuan praktik atau motorik bagi siswa,” terangnya. (MusAm/ Khalisal Amal)