Taman Barat FITK, BERITA FITK Online– Tidak seperti biasa, taman barat FITK pada hari Senin, (13/6/2022) terlihat ramai dan dipenuhi stand yang menjajakan produk mahasiswa. Terlihat ada sekitar delapan stand yang sedari pagi berjejer rapi dan mulai dipadati pengunjung.

Acara praktik market yang diberi tajuk: “Membangun Harmoni Silaturahmi dalam Wirausaha Islami” dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Sururin, M.Ag. dan didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, Tri Harjawati, S.Pd., M.Si.

Dalam sambutannya, Sururin menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa dan dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan. Ia melanjutkan, teori yang didapatkan di kelas idealnya dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Idealnya memang seperti ini, teori perkuliahan yang didapatkan di kelas sebaiknya dipraktikkan di lapangan. Karena terkadang teori harus dibuktikan dengan praktik,” terang Sururin dalam sambutannya.

Ibu kelahiran Bojonegoro itu melanjutkan, bahwa pimpinan FITK akan mendukung setiap kegiatan mahasiswa, apalagi kegiatan yang meningkatkan soft skill mahasiswa. “Kami pimpinan mensupport penuh kegiatan mahasiswa yang bermanfaat, seperti halnya praktik wirausaha seperti ini yang sangat baik untuk peningkatan soft skill mereka,” ujarnya.

“Saya pun tadi diskusi dengan ibu Tri sebagai dosen pengampu mata kuliah. Saya menyarankan ada kegiatan serupa untuk di acara yudisium calon wisuda, karena yudisium kita sudah dilaksanakan offline, dan saya lihat bagus untuk menumbuhkan percaya diri mahasiswa dalam berwirausaha,” tutup pakar psikologi pendidikan itu.

Sementara itu, Tri Harjawati sebagai dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan menjelaskan tujuan diadakan bazar itu. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk sarana praktik kewirausahaan mahasiswa.

Ia menambahkan, kegiatan itu adalah tindak lanjut dari kunjungan mahasiswa ke beberapa pengrajin produk dan pengusaha. “Setelah mahasiswa mendapatkan teori di kelas, saya minta mereka untuk berkunjung langsung kepada pengrajin produk dan pengusaha agar mahasiswa mendapatkan ilmu lapangan secara langsung. Mudah-mudahan informasi yang mereka dapatkan dari kunjungannya itu menjadi trigger untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan mereka,” pungkas dosen yang berhomebase di Prodi IPS itu. (MusAm)