Ruang Sidang FITK, BERITA FITK Online– Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, FITK UIN Jakarta menggelar rapat koordinasi dan evaluasi kinerja pegawai administrasi FITK pada Rabu, (10/3/2020) di Ruang Sidang FITK lt 2.

Acara yang dihadiri seluruh pegawai FITK tersebut, dibuka Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Dr Abdul Muin MPd. Dalam pengantarnya, Muin memperkenalkan tiga Kepala Sub Bagian (Kasubbag) yang baru ditempatkan di FITK, yaitu Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan (AKAMA) Saprudin SPd menggantikan Andalia Roza SPd, Kasubbag Umum A Fuqoha SH MH menggantikan Dhian Sukmaningsih SH, dan Kasubbag Perencanaan Akuntansi Keuangan (PAK) Iin Marlina SE MM menggantikan Lilih Sholihah BSc.

“Andalia memasuki masa pensiun, Dhian menjadi Kasubbag Kerjasama, dan Lilih menjabat Kasubbag PAK Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi,” ujar Muin.

Selain itu, Muin juga memperkenalkan Bendahara Pencatat Pengeluaran (BPP) Armia Putri SKom menggantikan Farah Mailinda Nurlita SEI.

“Sebelumnya Armia menjabat BPP Fakultas Syariah dan Hukum dan Farah dirotasi menjadi BPP Sekolah Pascasarjana,” imbuh Muin.

Muin juga mengingatkan, bekerja jangan hanya sekedar mencari nafkah, tapi harus diniatkan ibadah, sehingga bernilai di sisi Allah SWT.

“Kalau sudah diniatkan ibadah, pekerjaan kita dihargai atau tidak, diapresiasi atau tidak, itu tidak masalah, karena yang dicari ridho Allah,” tegas Muin.

Beberapa hal perlu dicermati, lanjut Muin, terkait pembenahan administrasi di FITK di bidang pelayanan akademik, pelayanan umum, dan keuangan. Untuk mengawali ini, katanya, akan ditugaskan tiga dosen untuk membantu tata kelola administrasi dan mengidentifikasi tiga layanan tersebut.

“Misalkan terkait SOP, acuan awal bisa mengacu kepada SOP yang pernah dibuat pada 2012 dengan 300an SOP agar apa yang dikerjakan tersistem dengan baik dan pengembangan database berbasis LAN,” terang dosen Pendidikan Matematika itu.

Pada kesempatan yang sama, Imam Thobroni menyampaikan kondisi FITK saat ini yang anggarannya lebih besar dari Fakultas lain.

“Mahasiswa dan dosen FITK paling banyak dan ada dua gedung yang dikelola, Kampus 1 Ciputat dan Kampus 2 Gedung PPG Bojongsari,” ujar Imam.

Dengan kondisi ini, Imam meminta para pegawai untuk bisa bersinergi memberikan pelayanan yang baik dan memahami tugasnya dengan baik agar aktivitas di FITK dapat berjalan dengan lancar dan nyaman.

Imam juga menjelaskan lima budaya kerja yang harus dipahami para pegawai, yaitu integritas, profesional, tanggung jawab, inovasi, dan keteladanan.

“Semoga budaya kerja ini bisa dipahami dan diterapkan di unit kerja masing-masing, sehingga mahasiswa dan dosen dapat terlayani dengan baik dan visi misi FITK tercapai,” pungkasnya. (bj)