Grand Whiz Hotel, BERITA FITK Online – Sejumlah pengelola dan panitia Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam dan Madrasah LPTK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan Verifikasi dan Validasi (verval) Data Peserta PPG Daljab 2022 Batch 2. Kegiatan tersebut digelar pada Senin, (25/7/2022) bertempat di Grand Whiz Hotel, Jakarta Selatan.

Data yang di-verval berjumlah 331. 137 berasal dari guru PAI dan 194 dari guru madrasah bidang struktur keilmuan al-Quran al-Hadis, Akidah Akhlak, Fiqh, Bahasa Arab, Guru Kelas Madrasah Ibtidaiyah, Guru Kelas Raudlathul Athfal, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

“Bapak/Ibu, terima kasih atas kedatangannya. siang sampai sore nanti kita akan verifikasi dan validasi data peserta PPG Daljab PAI dan madrasah tahun 2022 batch 2,” ucap Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Abdul Muin saat pembekalannya.

“Bapak/Ibu, yang paling penting dalam verval ini adalah kecermatan dan ketelitian. Pastikan Bapak/Ibu isi sesuai panduan yang telah kami siapkan. Jangan sampai ada peserta yang tidak memenuhi syarat administratif lolos bahkan lulus UP UKMPPG. Jadi, pastikan betul dengan hati-hati,” pungkasnya.

Sementara itu, Kaprodi PPG, Zaenul Slam menyampaikan optimismenya pelaksanaan verval selesai satu hari.

“Sebisa mungkin hari ini kita bisa menyelesaikan verval dengan baik dan cermat. Kami percaya Bapak/Ibu sudah sangat berpengalaman. Namum demikian, jika ada yang masih belum paham, silakan ditanyakan dan didiskusikan bersama kami,” terangnya.

“Ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi peserta dan kita verval di antaranya ijazah yang dilegalisasi oleh perguruan tinggi asal, SK tugas mengajar dari kepala sekolah/madrasah, persetujuan kepala sekolah/madrasah, pakta integritas peserta, surat penyetaraan ijazah jika alumni luar negeri, surat keterangan sehat, dan terakhir pas foto berwarna terbaru ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar,” pungkas Zaenul Slam.

Sementara itu, operator dan admin IT PPG, Afif Ahmad Faisal dalam keterangannya menyampaikan jumlah berkas yang diverval sebanyak 335 berkas. Selain itu menurutnya, yang perlu diperhatikan saat pelaksanaan verval adalah ijazah dan linieritas peserta.

“Yang perlu diperhatikan saat pelaksanaan verval itu adalah ijazah peserta, pastikan gelar dan prodi peserta dituliskan. Selain itu, tak kalah penting adalah linieritas peserta. Tim verval harus memahami linieritas prodi sesuai SK dari Direktorat Pendidikan Islam,” terang pria kelahiran Legok, Cidahu, Kabupaten Kuningan itu.

Setelah pembekalan, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan verifikasi dan validasi data. Verval tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00-17.00 WIB. (MusAm)