12-13 September, Program Magister FITK Akan Selenggarakan Kolokium Internasional
12-13 September, Program Magister FITK Akan Selenggarakan Kolokium Internasional

Gedung FITK, BERITA FITK Online– Teknologi Digital merupakan hal yang tidak asing lagi digunakan dalam proses pembelajaran. Namun penggunaan dan kebutuhannya menjadi wajib dengan merebaknya pandemic Covid-19 yang sudah mewabah di awal tahun 2020.

Dengan merebaknya Covid-19 yang diumumkan pertama kali di Indonesia pada tanggal 2 maret 2020, kebutuhan penggunaan teknologi secara online sudah sangat tidak terbendung lagi dan menjadi kebutuhan dalam masyarakat di berbagai bidang, tidak terkecuali di dalam proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan perubahan tata cara pembelajaran yang pada awalnya dilakukan secara tatap muka menjadi tatap maya (online).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mencanangkan rencana di bidang pendidikan untuk sementara waktu. Di waktu yang sama, Pemerintah sudah menetapkan skenario  sebagai tolok ukur pendidikan di era kenormalan baru: yaitu pembukaan institusi pendidikan di pada tahun akademik baru, dan kembali melaksanakan pembelajaran secara daring jika ditemukan cluster baru dalam proses belajar mengajar.

Hal tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan Winter dkk., salah satu peneliti di Institut Pendidikan Anak dan Psikologi Eropa, Maynooth, Irlandia. Mereka menemukan bahwa pengajaran online yang sukses dan menemukan bahwa seorang guru dengan kemampuan teknologi yang lemah masih bisa bertahan melalui ketersediaan teknologi dan pelatihan. Berdasarkan pernyataan tersebut, keterampilan dasar teknologi tidak dapat berdiri sendiri. Ketersediaan teknologi dan pelatihan untuk menguasai dan mempraktikkan penerapan teknologi dalam pendidikan dianggap salah satu solusinya.

Merespon dari persoalan tersebut, Program Studi Magister-Magister Pendidikan, FITK, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta akan menyelenggarakan The 1st International Colloquium on Research on Education and Language (REAL) dengan tema The Innovative Research on Technology in Education: the movement from 4.0 to 5.0 era: To bring innovative research on application technology on language teaching, social science and humanities, and scientific education.

”InsyaAllah, empat Prodi Magister FITK dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada tanggal 12-13 September 2022 akan menyelenggarakan kolokium secara hybrid dengan menghadirkan beberapa ahli pendidikan. Kolokium ini akan dihadari oleh mahasiswa dan dosen magister bidang pendidikan dari UIN/IAIN/STAIN di seluruh Indonesia. Perkiraan peserta yang akan hadir secara hybrid sebanyak 300 orang,” terang ketua pelaksana sekaligus Sekprodi Magister PBI, Ummi Kultsum, Ph.D. saat dimintai keterangannya.

Sementara itu, Ketua Umum REAL, Prof. Dr. Ratna Sari Dewi, M.Pd. menjelaskan tujuan digelarnya kolokium tersebut.

“Kolokium ini bertujuan untuk menyatukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa magister dan kelompok lain yang memiliki ketertarikan meneliti di bidang pendidikan termasuk pendidikan Islam, bahasa dan budaya, leadership, science, teknologi, dan kajian gender dalam platform teknologi digital,” jelas Guru Besar bidang Pendidikan Bahasa Inggris itu.

“Mereka diharapkan untuk berbagi karya dan pengalaman tentang topik tersebut. Selain menyebarkan pemikiran dan temuan penelitian, kolokium ini juga dimaksudkan untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi di antara para peserta,” tutup Bundo sapaan akrabnya. (MusAm)