392 Mahasiswa PPG LPTK UIN Jakarta Ikuti Pengukuhan Guru Profesional
392 Mahasiswa PPG LPTK UIN Jakarta Ikuti Pengukuhan Guru Profesional

Gedung PPG, Bojongsari, BERITA FITK Online– Sebanyak 392 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Madrasah Dalam Jabatan (Daljab) Batch 1 Tahun 2022 LPTK Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengikuti Pengukuhan Guru Profesional pada Sabtu, (24/9/2022) bertempat di Gedung PPG, Bojongsari, Kota Depok.

Diketahui, mahasiswa PPG Batch 1 Daljab 2022 yang mengikuti PPG di LPTK UIN Jakarta tercatat sebanyak 493 orang, dengan rincian 392 dinyatakan lulus dan 101 tidak lulus. Sementara itu, total peserta yang akan mengikuti pengukuhan guru profesional secara langsung sebanyak 364, sedangkan 27 mengikuti daring melalui platform zoom.

“Bapak-ibu yang kami hormati, kami akan melaporkan penyelenggaraan PPG batch 1 tahun 2022. Jumlah peserta PAI 229 dan madrasah 218 orang. Total peserta 447 orang. Alhamdulillah madrasah tingkat kelulusannya 90,37%, sementara PAI 75,54%,” terang Dekan FITK UIN Jakarta, Dr. Sururin, M.Ag. dalam petikan laporannya.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan pengukuhan guru profesional. Mereka yang ikut kegiatan ini telah mengikuti kegiatan utama terdiri dari pendalaman materi, lokakarya, pengembangan perangkat pembelajaran, Uji Komprehensif, PPL, UKin, UP, dan yang dinyatakan lulus hari ini dilaksanakan pengukuhan guru profesional,” sambungnya.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu mahasiswa agar dapat lulus semua. Kami telah melakukan upaya seperti try out, pendampingan berupa pembahasan soal try out, workshop pembuatan video pembelajaran, dan pembahasan kisi-kisi soal. Namun ternyata masih ada yang tidak lulus. Untuk yang belum lulus, tidak perlu patah semangat, karena diberikan kesempatan untuk mengikuti UP ulang selama tiga tahun,” pungkas Sururin.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan SK Rektor UIN Jakarta nomor 761 Tahun 2022 tentang Kelulusan Mahasiswa Profesi Guru Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Dalam Jabatan Tahun 2022 oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Kadir, M.Pd.

“Jumlah lulusan PAI 179, Akidah Akhlak 42, Quran Hadits 33, Fiqih 46, SKI 26, Bahasa Arab 22, GKRA 20, dan GKMI 24 dengan total keseluruhan yang lulus 392 mahasiswa,” jelas Kadir.

Sementara itu, Prof. Dr. Zulkifli, M.A. Wakil Rektor Bidang Akademik dalam sambutannya menyampaikan selamat dan mohon maaf Rektor UIN Jakarta tidak bisa mengikuti acara tersebut.

“Saya senang di sini hadir mewakili ibu Rektor karena beliau sedang tugas keluar dan menugaskan saya untuk hadir di sini. Ibu Rektor juga menitipkan salam untuk Bapak-ibu guru profesional,” ucap Zulkifli.

“Pertama, saya ucapkan selamat kepada guru profesional yang barusan telah dikukuhkan. Sesungguhnya saya yakin Bapak-ibu semua yang telah menjalankan profesi guru itu sudah menjadi guru profesional, tetapi belum dikukuhkan dan hari ini dikukuhkan. Itulah sebabnya kita patut bersykur kepada Allah swt. Kami yakin Bapak-ibu adalah orang pilihan dan terbaik,” lanjutnya.

“Kedua, dengan dikukuhkan sebagai guru profesional ini tentunya saudara punya tanggung jawab untuk menjalankan profesinya dengan baik dan senantiasa meningkatkan kompetensinya sebagai guru,” sambung Zulkifli.

“Bapak/ibu, ini pesan saya yang terakhir. Ada dua kategori manusia. Pertama adalah the winner (pemenang), yang kedua adalah the loser (pecundang). Pemenang itu adalah pembelajar. Kita sebagai guru, dosen, dan intelektual harus jadi pembelajar agar menjadi pemenang di kancah kehidupan kita. Guru dan kita semua dituntut untuk mengakselerasi capaian-capaian kinerja kita dengan cara  memiliki literasi di dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dan kita harus berkolaborasi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PAI, Drs. Amrullah, M.Si., menyampaikan bahwa pPPG adalah program mandatori dari Kementerian Agama.

“Bapak-ibu, ada beberapa program di Kemenag. Pertama adalah mandatori, yang kedua program prioritas, yang ketiga program inivasi. Nah, satu di antara program mandatori itu adalah PPG. Artinya, mau tidak mau kita harus melaksanakan kegiatan PPG ini dan PPG ini baru tersebar di 28 LPTK di antaranya adalah UIN Jakarta,” terang Amrullah.

“UIN Jakarta ini adalah LPTK yang diminati oleh mahasiswa dari wilayah yang lain, namun demikian harus dipertimbangkan pelaksanaannya, SDM-nya dan sarana penunjangnya. Karena kami melihat UIN Jakarta memenuhi kriteria semua itu, maka kami tetap memberikan pekerjaan tambahan ke LPTK UIN Jakarta termasukm program retaker,” ucapnya.

Selanjutnya, Dr. Muhammad Zain, M.Ag. Direktur GTK Madrasah menyampaikan optimismenya kepada guru yang telah dikukuhkan adalah guru yang professional dan digital maindset.

“Guru-guru yang dikukuhkan hari ini pastilah mereka sudah memiliki perubahan maindset dari cara kerja manual menjadi digital maindset. Termasuk sekarang perusahan-perusahan besar harus mampu memadukan integritas leadernya dengan sesuatu yang terkait dengan kemajuan teknologi,” jelas Muhammad Zain.

“Kita tidak bisa bekerja tanpa dengan kemajuan teknologi. Oleh karena itu guru harus selalu bekerja dengan melibatkan internet-teknologi. Tanpa itu, kita sulit menjaga profesionalitas kita sebagai guru profesional dan guru yang berintegritas,” lanjutnya.

Kemudian ia menyampaikan pesan Menteri Agama tentang pemahaman keagamaan yang moderat.

“Pesan Gus Men untuk guru  di berbagai kesempataan adalah memastikan guru-guru yang sudah memegang sertifikat pendidik oleh Kementerian Agama harus dipastikan dia memiliki paham keagamaan yang washatiyah-moderat, dan paham nasionalsme kebangsaan yang sudah baik yaitu pluralis,” pungkas Zain dengan tegas.

Berikutnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian motivasi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Abuddin Nata, M.A. (Guru Besar FITK UIN Jakarta) dengan mengangkat tema Meneguhkan Guru Profesional untuk Pendidikan Berkualitas. Dan acara diakhiri dengan prosesi penyerahan medali dan Surat Keterangan Kelulusan. (MusAm)