Dalam Rangka Benchmarking, Pesantren Modern Daar El-Rofa Lebak Kunjungi FITK UIN Jakarta
Gedung FITK, BERITA FITK Online –Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima kunjungan dari Pesantren Modern Daar El-Rofa, Warung Gunung, Lebak, Banten. Kunjungan tersebut dalam rangka benchmarking pengelolaan laboratorium IPA. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (2/3/2023), bertempat di ruang sidang lantai dua.
Ikut dalam rombongan Pesantren Modern Daar El-Rofa berjumlah 23 orang, terdiri dari kepala SMA, tiga guru pendamping, dan 19 siswa-siswi. Sementara, kunjungan diterima oleh Wakil Dekan Bidang Akademi, Dr. Kadir, M.Pd., didampingi Kaprodi Tadris Fisika, Iwan Permana Suwarna, M.Pd. dan sejumlah dosen Tadris Fisika serta tenaga laboran Fisika, Kasim, M.Pd.
“Selamat datang kami sampaikan kepada Bapak-ibu dan siswa-siswi Pesantren Modern Daar El-Rofa di kampus FITK UIN Jakarta. Begini suasana di kampus kami yang kembali dipenuhi aktivitas mahasiswa dan dosen kami,” ucap Wadek I, Kadir.
“Kami FITK merupakan fakultas terbesar di UIN Jakarta. Kami mempunyai 16 program studi S1 dan S2, S3 PAI dan satu program PPG. Jadi kami memiliki 18 program studi. Kami juga sedang menyiapkan proposal pengajuan prodi S2 PGMI, IPS, Matematika, dan S3 PBA. Kami ada 4 Prodi Magister, yaitu MPBI, MPAI, MPBA, dan MMPI dan baru satu Prodi S3 yaitu S3 PAI,” terang Pakar Statstika Pendidikan itu.
Wadek I juga menyampaikan jumlah dosen dan mahasiswa yang ada di FITK. Menurutnya, jumlah dosen di FITK sebanyak 224 orang, mahasiswa aktif sebanyak 6500 orang dan mahasiswa semester atas lebih dari 1000 orang. Ia juga menyampaikan, pintu FITK terbuka untuk siswa-siswi Pesantren Modern Daar El-Rofa jika ingin melanjutkan kuliah di FITK UIN Jakarta.
Sementara itu, Kepala SMA Pesantren Modern Daar El-Rofa, Sulaeha, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih banyak telah diterima berkunjung di FITK UIN Jakarta. Ia menyampaikan tujuan berkunjung ke FITK UIN Jakarta dalam rangka benchmarking pengelolaan laboratorium IPA.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak-ibu pimpinan FITK UIN Jakarta atas sambutannya. Kami berkunjung ke sini dalam rangka benchmarking dan ingin menimba pengalaman pengelolaan laboratorium IPA,” jelas Sulaeha.
Sulaeha kemudian menyampaikan alasan mengunjungi FITK UIN Jakarta, menurutnya, FITK UIN Jakarta sudah banyak meluluskan mahasiswa prodi IPA termasuk salah satu guru pendamping yang ia bawa adalah lulusan FITK UIN Jakarta.
Ditambahkannya, laboratorium untuk yayasannya masih menjadi permasalahan, karena menurutnya, laboratorium yang mereka miliki belum lengkap dan belum terstandard. Itu lah sebabnya mereka berkunjung ke FITK UIN Jakarta dengan harapan dapat belajar banyak dan membawa pulang sesuatu yang bermanfaat untuk yayasan.
Acara yang dilangsungkan di ruang sidang fakultas lantai dua itu dilanjutkan dengan penayangan video profil Prodi Tadris Fisika, dilanjutkan dengan dialog dan diskusi. Berikutnya, rombongan menuju ke laboratorium Fisika di lantai tujuh fakultas. (MusAm)



