HMPS PAI Selenggarakan Workshop Karya Ilmiah
Gedung FITK, BERITA FITK Online- Himpunan Mahasiswa Program Studi Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggakan kegiatan Workshop Karya Ilmiah yang mengangkat tema “Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Penulisan Karya Ilmiah”.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan dan Departemen Kemahasiswaan HMPS PAI UIN Jakarta pada Selasa, (27/9/2022) bertempat di teater Zakiyah Darajat lantai 1 fakultas dan berhasil mendapatkan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa baru PAI UIN Jakarta.
Ketua Program Studi PAI, Drs. Abdul Haris, M.Ag., mengawali kegiatan Workshop Karya Ilmiah dengan memberikan sambutan yang memuat pesan penting untuk mahasiswa terkait macam-macam karya ilmiah, giat dalam membaca dan mencari informasi, serta ciri dan standar penulisan karya ilmiah.
"Yang termasuk karya ilmiah adalah karya yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Banyak macamnya karya ilmiah, makalah penelitian juga termasuk satu diantaranya. Maka setiap yang kita tulis harus ada dasar dan sumber yang jelas yang dapat dipercaya, penulisannya pun harus sesuai dengan kaidah yang baik dan benar," jelas Abdul Haris.
Sambutan juga diberikan oleh Ketua Pelaksana Workshop Karya Ilmiah, Elva Kemala Fauziah. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan workshop karya ilmiah yang berjalan secara luring. Ia juga berharap dengan diadakannya kegiatan tersebut dapat menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan menulis yang baik dan benar bagi mahasiswa PAI UIN Jakarta.
Pemateri andal di bidang penulisan, yaitu Nana Meily Nurdiansyah, M.Pd. dihadirkan dalam kegiatan tersebut, Miftahul Huda mahasiswa PAI UIN Jakarta semester 3, menjadi moderator yang memandu jalannya diskusi.
Kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk menciptakan mahasiswa baru Pendidikan Agama Islam UIN Jakarta yang memiliki ilmu pengetahuan mengenai standarisasi dan cara penulisan karya ilmiah terkhusus makalah, sesuai dengan kaidah penulisan yang baik dan benar.
Pada pemaparan materi yang disampaikan, Nana sapaan akrabnya menyampaikan bahwa "Menulislah, maka kita akan dikenang walaupun kita sudah tiada," jelas Nana.
Ia melanjutkan "Menulis termasuk menulis karya ilmiah atau makalah merupakan kebutuhan wajib yang harus dikuasai mahasiswa. Maka belajarlah, perbanyak membaca dan menulis. Menulislah walau kita rasa tulisan kita tidak bagus, menulislah sampai kita bisa karena terbiasa," tegas Nana.
Ia juga menambahkan "Terkadang dalam pembuatan karya ilmiah khususnya makalah ada beberapa ketentuan yang harus di ikuti jika dosen yang bersangkutan menyuruh memakai kaidah yang di suruhnya. Contohnya kenapa peletakan margin berbeda-beda tiap dosen, mungkin dosen tersebut ada maksud khusus dan mengikuti teori yang berbeda."
Selama penjelasan tak henti-hentinya menyampaikan kepada mahasiswa agar tidak mengcopy paste makalah orang lain. Karena hal tersebut termasuk perbuatan tidak terpuji, maka dari itu mahasiswa Pendidikan Agama Islam khususnya harus bisa bersikap jujur dalam pembuatan makalah. Kalau bisa mahasiswa PAI harus bisa menjadi solusi untuk kemajuan bangsa di Indonesia. Nana juga berharap kedepannya lahir penulis-penulis hebat yang tumbuh di program studi Pendidikan Agama Islam. (Elva Kemala Fauziah/Miftahul Huda)