Parung, Bogor, BERITA FITK Online - Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar acara Dies Natalis Prodi yang berkonsepkan malam keakraban (Makrab). Melalui kegiatan DEE Day's Out yang bertajuk, “Embracing Diversity and Building Solidarity among DEE Students During Pandemic Era”. Acara tersebut merupakan awal bagi para Mahasiswa Baru Prodi Tadris Bahasa Inggris sekaligus merayakan Dies Natalis Prodi untuk pertama kalinya acara ini dilangsungkan secara luring setelah lebih kurang dua tahun semenjak pandemi datang.
Acara ini diikuti dan dimeriahkan oleh mahasiswa baru, mahasiswa semester 3, 5, 7, dan bahkan para alumni.
Dalam acara tersebut, Himpunan Mahasiwa Program Studi Tadris Bahasa Inggris menegaskan bahwa tujuan utama dalam acara DEE Day's Out tak lain dan tak bukan untuk mempererat silahturahmi bagi mahasiswa baru yang belum pernah sama sekali mendapatkan kesempatan untuk bercengkrama dengan teman-teman dan juga kakak tingkat.
Acara ini dilaksanakan pada tanggal 27-28 November 2021 di Villa Madina Parung, Bogor. Acara ini diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat karena seluruh peserta acara DEE Day's Out wajib melakukan vaksin dan memberikan bukti sertifikat vaksin agar bisa ikut dan berpartisipasi dalam acara tersebut.

Kegiatan ini dipimpin oleh Rizqi Marysa dan juga Bagaskara Wira Pradhana sebagai Master of Ceremony, dibuka dengan sambutan ketua pelaksana Nurul Khairunnisa lalu diresmikan melalui sambutan oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris Rahmat Afandi.
Dalam sambutannya, Rahmat menyampaikan rasa syukur sebesar-besarnya kepada seluruh panitia pelaksana DEE Day's Out dan juga terutama kepada mahasiswa baru yang berkenan mengikuti dan ikut meramaikan acara ini. “pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran panitia atas kerja kerasnya dalam mempersiapkan acara ini bahkan dengan waktu yang singkat. Tidak lupa, saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa baru yang sudah ikut berpartisipasi dan meramaikan acara ini," ucap Rahmat Afandi.
“Saya ingin menegaskan bahwa relasi itu sangat penting dan sangat bermanfaat bagi kehidupan masa depan kalian. Karena saya sudah merasakan hal tersebut, maka dari itu saya berharap melalui acara ini kalian bisa saling mempererat silahturahmi dan juga menambah banyak relasi dalam menjalani kehidupan kalian. Karena mungkin disuatu hari nanti, kalian membutuhkan bantuan dengan teman-teman maupun kakak-kakak tingkat yang ada disini sekarang,” tutup lajang kelahiran Pulau Bawean, Gresik ini.
Berikutnya acara ini dibuka dengan perkenalan seluruh jajaran Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris, lalu disambung dengan Games Sambung Lagu sebagai penutup Opening DEE Day's Out.
Saat malam hari, acara dimeriahkan dengan kegiatan Pentas Seni (Pensi). Mahasiswa baru sebagai peserta menampilkan talenta yang dimiliki. Mulai dari penampilan drama, menari, bernyanyi, bahkan sampai puisi dan comedy disuguhkan dengan meriah oleh para peserta.
Kemudian, untuk menutup acara di hari pertama, DEE Day's Out menyelenggarakan sharing session yang menghadirkan para Alumni sebagai pembicara. Mantan Ketua DEMA (Dewan Perwakilan Mahasiswa) tahun 2017, Adi Raharjo, S.Pd yang sekarang merupakan Founder dari Ayo Mengajar Indonesia dan juga salah satu alumni TBI Edwin Rahmadian, S.Pd membagikan kisah kesuksesan mereka dan juga tidak lupa untuk terus menerus menegaskan bahwa untuk sampai dititik kehidupan yang sekarang sangat dibutuhkan relasi antar teman dan bahkan kakak tingkat.
Pada tanggal 28 November 2021 tepatnya pada hari kedua DEE Day's Out, setelah para peserta melaksanakan sholat subuh berjamaah, seluruh peserta melaksanakan senam bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Umum 2 Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris Nur Ambaria Jannah. Dilanjutkan dengan games marathon mission, Tarik Tambang dan juga Estafet Tepung dan juga color fun dengan sangat amat meriah.
Untuk diketahui, acara yang dulu bernama Out Bound atau Ta'aruf untuk prodi lain sudah dilaksanakan turun temurun di Prodi TBI, bahkan saat kondisi normal, acara tersebut selalu dikunjungi alumni juga dosen-dosen Prodi TBI sekaligus saling bercengkrama antara mahasiswa, alumni, pengelola prodi, dan juga para dosen. (Puspanisaindri/MusAm)