Jelang Pelaksanaan Uji Pengetahuan UKMPPG 2022 Batch 2, LPTK UIN Jakarta Gelar Istigasah
BERITA FITK Online– Dalam upaya memaksimalkan ikhtiar lahir dan batin, LPTK UIN Jakarta menyelenggarakan Istigasah bersama peserta UP UKMPPG 2022 Batch 2 yang diberi tema: “Doa Bersama Mengetuk Pintu Langit”. Acara tersebut diselenggarakan pada Kamis, (10/11/2022) secara virtual melalui platform zoom meeting.
Istigasah yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Sholeh Hasan, Lc., M.A. itu diikuti oleh pimpinan fakultas, pengelola PPG, wali mahasiswa, dan mahasiswa PPG Batch 2 yang berjumlah 445.
Istigasah sendiri adalah salah satu tradisi keagamaan yang mengemuka dalam masyarakat Islam Indonesia. Dalam perkembangannya, bacaan istigasah terus mengalami variasi dan penyesuaian. Namun demikian, mayoritas masyarakat Indonesia masih mengacu pada istigasah yang disusun oleh Kiai Romly Tamim, mursyid Tarekat Qadariyah dan Naqsyabandiyah Pesantren Rejoso, Jombang, Jawa Timur.
Dalam sambutannya sebagai Dekan, Dr. Sururin, M.Ag. mengajak mahasiswa PPG untuk bermunajat kepada Allah SWT.
“Setelah Bapak/Ibu semua mengikuti rangkaian PPG yang padat dan capek, marilah sejenak kita tundukkan kepala kita untuk bermunajat kepada Allah SWT, agar segala hajat kita diberi kemudahan,” ucap Sururin.
“Kita sudah berikhtiar sedemikian rupa, maka saatnya bertafakur kepada Allah SWT untuk kemudahan-kemudahan. Kita berdoa bersama untuk ujian (12/11/2022) diberikan kelancaran. Insyaallah yang namanya ujian ada lulus dan ada yang tidak lulus. Tapi kami bermohon kepada Allah semoga semuanya lulus,” pungkas ibu kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur itu.
“Bapak-ibu, salah satu keuntungan umat Islam, saat orang Islam belajar (apa pun) selain dapat pahala dunia yang berbentuk ilmu, juga dapat pahala akhirat. Di Inggris, teman saya pernah cerita, di sana tidak mengenal pahala akhirat, yang mereka tahu hanya ilmu dunia saja. Itu bedanya dengan kita umat Islam. Jadi, yang telah bapak-ibu lakukan dalam proses PPG ini tidak akan sia-sia, semuanya akan dihitung oleh Allah Swt." ucap Muhammad Sholeh Hasan saat mengawali tausiahnya.
Selanjutnya, Muhammad Sholeh Hasan menyampaikan tujuan dilakukannya istigasah. Menurutnya, istigasah adalah pengharapan hamba kepada Tuhannya agar hajat dan doanya diijabah.“Melalui istigasah, kita tentu mengharapkan ridho dari Allah SWT agar mengijabah doa-doa hamba-Nya yang memohon pertolongan kepada-Nya. Berdoa dengan penuh keikhlasan serta kekhusyukan akan membawa kita pada keselamatan,” terang Sholeh Hasan.
“Istigasah juga biasanya dilakukan saat menemui musibah atau hendak menemui situasi yang penting, seperti memohon pertolongan sebelum ujian yang akan Bapak/Ibu laksanakan Sabtu lusa. Semoga Allah SWT mengabulkan hajat-hajat kita,” pungkas alumni Pesantren At-Taqwa, Bekasi itu. (MusAm)




