Pestarama #8 PBSI Kembali Gelar Lokakarya, Bicara Penataan Musik dalam Dunia Teater
Teater Zakiyah Daradjat, BERITA FITK Online- Pekan Apresiasi Sastra dan Drama atau Pestarama merupakan agenda rutinan yang dilaksanakan tiap tahunnya oleh program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Tahun ini, Pestarama telah memasuki tahun ke-8 dengan mengusung tema "Gelora Cipta Arifin C. Noer".
Di antara banyaknya rangkaian acara dalam Pestarama #8, terdapat pagelaran Pementasan Teater yang dilaksanakan oleh mahasiswa PBSI semester enam.
Untuk memberikan wawasan mengenai beberapa penataan dalam dunia teater, Pestarama #8 menyelenggarakan Lokakarya dengan mengundang pemateri yang mumpuni di bidangnya masing-masing.
Setelah sukses menghadirkan Lokakarya 1 dan 2, Pestarama #8 kembali menggelar Lokakarya 3 yang membahas mengenai penataan musik dalam teater. Lokakarya 3 berlangsung di Teater Zakiyah Daradjat pada Sabtu (6/5/23).
Dalam Lokakarya tersebut, Muhammad Ramdhani, atau yang akrab disebut Bang Ramdhan, berkesempatan untuk menjadi pemateri.
Guru sekaligus pemusik tersebut menerangkan bahwa tugas penata musik ialah menghidupkan sebuah peristiwa dan mengetahui alasan mengapa mengambil konsep yang akan direalisasikan.
"Penata musik bertugas untuk menghidupkan sebuah peristiwa. Jadi, mesti tahu kultur dari naskahnya. Kalau kita ngambil musik A, tapi nggak tau kenapa alasannya, itu agak repot. Yang perlu dipegang ialah peristiwa adegannya," jelas Ramdhan.
Akan tetapi, ia menegaskan bahwasanya bukan hanya penata musik yang memikirkan konsep musik dalam teater, tetapi aktor juga turut berperan penting.
Ia juga menerangkan bahwa dalam pertunjukan teater yang terpenting ialah memikirkan musik pembuka, pengiring, memperkuat suasana, dan penutup.
Pria yang pernah menjadi penata musik di beberapa kelompok teater itu juga menyampaikan bahwa sejatinya setiap orang memiliki interpretasinya sendiri dalam bermusik.
"Setiap orang adalah komponis intuk dirinya sendiri. Kita sebagai interpretator atas bunyi yang didengar," pungkas Ramdhan. (MusAm/ Selvia Parwati Putri)
