TAFSIR MAQASIDI, SEBAGAI PENDEKATAN UNTUK MEMAHAMI TUJUAN, HIKMAH DAN NILAI DASAR AL-QUR’AN.
TAFSIR MAQASIDI, SEBAGAI PENDEKATAN UNTUK MEMAHAMI TUJUAN, HIKMAH DAN NILAI DASAR AL-QUR’AN.

BEDAH BUKU : TAFSIR MAQASIDI, SEBAGAI PENDEKATAN UNTUK MEMAHAMI TUJUAN, HIKMAH DAN NILAI DASAR AL-QUR’AN.

Tafsir Maqasidi3

BERITA FITK Online— Ciputat (UIN Jakarta) --- Buku Tafsir Maqasidi hadir sebagai pendekatan yang menekankan pentingnya memahami tujuan, hikmah, dan nilai dasar yang terkandung dalam setiap ayat Al-Qur’an. Pendekatan ini tidak berhenti pada makana tekstual semata, tetapi berusaha menggali pesan mendalam yang menjadi ruh dari ajaran Al-Qur’an.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dr. Ali Mursyid, M. Ag. dalam diskusi bedah buku karyanya yang berjudul Pemikiran Tafsir Maqasidi ‘Abdul Hamid Hamidi’ sebagai pengantar diskusi tersebut. Kegiatan ini berlangsung secara daring yang diselengarakan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Rabu (11/2/2026).

“Setiap ayat dalam Al-Qur’an pasti memiliki tujuan yang mengarah pada kemaslahatan, keadilan, rahmat, dan perbaikan hidup manusia. Nah, memahami Al-Qur’an dengan pendekatan maqasidi ini dapat membantu menghindari penafsiran yang kaku dan parsial, serta mendorong lahirnya pemahaman yang lebih utuh dan seimbang”. Jelas penulis.

Tafsir Maqasidi2

Buku ini dilengkapi dengan perspektif yang luas, sehingga pesan Al-Qur’an tetap kontekstual tanpa kehilangan otoritas dan nilai dasarnya. Pendekatan yang digunakan dalam tafsir ini dapat memperkuat peran Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk yang membawa kemaslahatan bagi umat manusia di setiap ruang dan waktu.

“Dengan pendekatan ini, Al-Qur’an dapat terus menjadi pedoman hidup yang dinamis dan solutif. Tafsir maqasidi ini tidak menggantikan metode klasik, melainkan melengkapinya dengan perspektif yang lebih luas”. Ujar penulis

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasubdit Kepustakaan Islam Kemenag RI Dr. Hj. Nur Rahmawati, M. Si, Wakil Dekan FITK Dr. Yudhi Munadi, M. Ag, dan Sekertaris Program Studi PAI Dr. Ridholloh, M. Pd.I. dan beberapa tenaga pendidik di FITK salah satunya Dr. Abdul Ghofur, M. Ag. Yang turut memberikan pernyataan serta komentarnya terhadap buku ini, serta M. Azka Ulwan mahasiswa semester 2 sebagai pemandu kegiatan ini. (red. aya)