Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an dan Hadist
Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an dan Hadist

Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an dan Hadist

Tahsin dan Tahfizh1

BERITA FITK Online - Pada hari Kamis, 5 Februari 2026 bertempat di SMPN 80 Jakarta Timur, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Unit Sertifikasi Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an dan Hadist Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) telah menyelenggarakan kegiatan “Ujian Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an dan Hadist”. kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program sertifikasi kompetensi keagamaan yang bertujuan untuk mengukur kualitas bacaan (tahsin) serta kekuatan hafalan (tahfizh) siswa sekolah menengah. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi strategis dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kecamatan Makasar Jakarta Timur.

Antusiasme peserta terlihat dari sebanyak 121 peserta siswa/i tingkat menengah pertama (SMP) yang berasal dari delapan sekolah di wilayah Kecamatan Makasar. Sekolah-sekolah yang mengirimkan delegasinya meliputi: SMPN 80 Jakarta Timur, SMPN 287, SMP Budi Harapan, SMPIT Insan Madani, SMP 109, SMP 214, SMP Angkasa, dan SMP Yamas. Para peserta ini mengikuti serangkaian penilaian ketat untuk mendapatkan sertifikasi yang mengakui kemampuan mereka dalam menghafal dan memahami Al-Qur'an serta Hadist.

Tahsin dan Tahfizh2

Proses pengujian dilakukan secara profesional dengan melibatkan delapan orang penguji ahli dari kalangan akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tim penguji tersebut terdiri dari Dr. Ainurrafiq, M.Ag., Dr. Dimyati M.Ag., Miftahuddin M.Ag., Dr. Suhada M.A., Dr. Nasiruddin M.Ag., Dr. Siti Khadijah M.A., Dr. Yayah Nurmaliyah, M.A., dan Dr. Ahmad Irfan Mufid S.Ag., M.A. Kehadiran para doktor dan master di bidang agama ini menjamin kredibilitas dan standar mutu penilaian yang tinggi bagi seluruh peserta didik.

Secara teknis, ujian dilaksanakan melalui dua metode utama sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Pertama, ujian lisan (syafahi) dilakukan dengan sistem setoran per-individu di mana peserta diuji hafalan dan bacaannya pada materi Juz 30, Juz 29, dan Juz 1. Penilaian lisan ini menitikberatkan pada aspek kelancaran hafalan (tahfidz), ketepatan tajwid, dan kefasihan (fashohah). Kedua, peserta juga mengikuti ujian tulis yang dilaksanakan secara daring (online), yang dirancang untuk menguji pemahaman teoritis mereka terkait materi yang diujikan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang penilaian semata, tetapi juga sebagai motivasi bagi siswa untuk terus menjaga dan meningkatkan interaksi mereka dengan Al-Qur'an. Melalui sertifikasi ini, Prodi PAI FITK UIN Jakarta dan MGMP Kecamatan Makasar berkomitmen mencetak generasi pelajar yang Qur'ani, berakhlak mulia, dan memiliki kompetensi agama yang mumpuni. (red. ama)

Tahsin dan Tahfizh3