INTERNALISASI NILAI PIAGAM MADINAH EFEKTIF BANGUN MODERASI BERAGAMA DAN TANGKAL PERUNDUNGAN DI MTSN 2 JAKARTA
INTERNALISASI NILAI PIAGAM MADINAH EFEKTIF BANGUN MODERASI BERAGAMA DAN TANGKAL PERUNDUNGAN DI MTSN 2 JAKARTA

Internal Nilai Piagam2

INTERNALISASI NILAI PIAGAM MADINAH EFEKTIF BANGUN MODERASI BERAGAMA DAN TANGKAL PERUNDUNGAN DI MTSN 2 JAKARTA

Ciputat (UIN Jakarta) Ciputat (UIN Jakarta) — Muhammad Naimul Fithor seorang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dibawah bimbingan Dr. Ahmad Irfan Mufid, S.Ag., M.A., ia sukses mempertahankan skripsi berjudul “ANALISIS NILAI-NILAI PIAGAM MADINAH DALAM MEMBANGUN SIKAP MODERASI BERAGAMA DAN PERILAKU ANTI PERUNDUNGAN DI LINGKUNGAN SISWA (STUDI KASUS DI MTSN 2 JAKARTA)” pada sidang munaqosah yang diselenggarakan pada pukul 13.00-14.00 di ruang Prodi PAI, Kamis (2/7/2026). Sidang berlangsung secara ilmiah yang dihadiri oleh Dr. Syafi’i, M.Ag, Dr. Zikri Neni Iska, M.Pd, dan Drs. Rusdi, M.Ag selaku dewan penguji, serta civitas akademika. Setelah melalui proses presentasi, tanya jawab, dan musyawarah dewan penguji, mahasiswa dinyatakan lulus dengan beberapa penyempurnaan sesuai masukan yang diberikan.

Riset kualitatif deskriptif ini dilatarbelakangi maraknya perundungan verbal, sosial, dan fenomena sirkel pada siswa kelas VII di MTsN 2 Jakarta.

"Alasan saya memilih tema Piagam Madinah karena dokumen tersebut memuat nilai-nilai fundamental seperti penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan, persaudaraan, toleransi, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut relevan sebagai landasan etis dalam membangun budaya sekolah yang inklusif dan mencegah berbagai bentuk perundungan di lingkungan madrasah," ujar Naimul.

Internal Nilai Piagam2

Penelitian menyimpulkan nilai tersebut efektif menumbuhkan sikap inklusif. Terkait strategi aplikatif penanganan perundungan.


"kalo menurut sayaa pribadi ya ka cara Penanganan buat mengatasi bullying perlu dilakukan secara komprehensif melalui penguatan pendidikan karakter, internalisasi nilai-nilai agama, serta penerapan kebijakan sekolah yang tegas terhadap perundungan. Selain itu, perlu dikembangkan budaya dialog, pendampingan konseling, dan kegiatan kolaboratif antarsiswa agar tercipta lingkungan yang inklusif serta mengurangi terbentuknya kelompok eksklusif," jelasnya.  

Internal Nilai Piagam3

Di madrasah, nilai ini diterapkan lewat pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, kelompok heterogen, dan budaya 6S.

"Harapan sayaa buat penelitian ini semoga aja dapat memberikan kontribusi buat akademik dalam pengembangan strategi pencegahan bullying berbasis nilai-nilai Islam. Selain itu, hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi madrasah dalam merumuskan kebijakan dan program pembinaan karakter yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, berkeadilan, dan saling menghargai," tutup Naimul.

Sidang munaqasyah ini sukses membuktikan khazanah klasik mampu menjadi benteng karakter dalam menjawab persoalan modern di madrasah. (red. BAL, PAI)