MAHASISWA PENDIDIKAN IPS FITK UIN JAKARTA PELAJARI PENGENALAN PAJAK BADAN DAN IMPLEMENTASI CORETAX BERSAMA OWNER CV. MANAGEMENT TAX AXCELERA (MAXA CONSULTANT)
PRAKTIKUM PAJAK: MAHASISWA PENDIDIKAN IPS FITK UIN JAKARTA PELAJARI PENGENALAN PAJAK BADAN DAN IMPLEMENTASI CORETAX BERSAMA OWNER CV. MANAGEMENT TAX AXCELERA (MAXA CONSULTANT)

Gedung FITK PPG, BERITA FITK Online— Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Konsentrasi Ekonomi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu bertajuk "Pengenalan Pajak Badan bagi Mahasiswa Pendidikan IPS FITK UIN Jakarta dan Implementasinya dalam Coretax" pada Jumat (3/7) di Ruang 507, Gedung PPG Lantai 5. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB ini menghadirkan Owner CV. Management Tax Axcelera (MAXA Consultant), Momoy Asih Pujaningrum, S.E., CA., M.Ak., BKP, sebagai narasumber utama.

Kuliah dosen tamu ini merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Praktikum Pajak yang diampu oleh Dr. Tri Harjawati,. S.Pd., M.Si. Sebanyak 35 mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS Konsentrasi Ekonomi mengikuti kegiatan dengan antusias untuk memperdalam pemahaman mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Badan serta implementasi sistem administrasi perpajakan digital melalui Coretax.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai implementasi perpajakan dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan perkembangan ekonomi digital dan munculnya berbagai profesi yang menghasilkan penghasilan tambahan, seperti konten kreator, afiliator, maupun pekerja lepas, mahasiswa perlu memahami kewajiban perpajakan sejak dini. Selain memahami konsep Pajak Penghasilan (PPh) Badan, mahasiswa juga diperkenalkan dengan implementasi sistem Coretax sebagai bagian dari transformasi digital administrasi perpajakan di Indonesia sehingga mampu menghubungkan teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik di dunia kerja.
Dalam sambutannya, Sekretaris Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Andri Noor Ardiansyah M.Si. menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dan memberikan inspirasi kepada mahasiswa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Momoy Asih Pujaningrum, S.E., CA., M.Ak., BKP., atas kesediaannya hadir dan berbagi ilmu serta pengalaman kepada mahasiswa dalam kegiatan Praktikum Pajak. Kehadiran praktisi seperti ini menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran karena memberikan wawasan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sesuai dengan kebutuhan dunia kerja." ujarnya

Pada sesi penyampaian materi, Momoy Asih Pujaningrum mengangkat tema "Dari Konten Kreator Menjadi Entitas Bisnis: Strategi Optimalisasi PPh." Ia menjelaskan bahwa pemahaman perpajakan tidak hanya penting bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi profesi lain yang memperoleh penghasilan, termasuk guru, freelancer, hingga konten kreator. Narasumber juga menjelaskan konsep self-assessment, pentingnya tax planning, serta pertimbangan memilih status wajib pajak orang pribadi atau badan usaha untuk mengelola kewajiban perpajakan secara lebih efektif.

Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan implementasi sistem Coretax sebagai bagian dari transformasi digital administrasi perpajakan. Berbagai simulasi perhitungan pajak juga disampaikan untuk memberikan gambaran mengenai perbedaan beban pajak antara wajib pajak orang pribadi dan badan usaha, sehingga mahasiswa dapat memahami penerapan teori perpajakan dalam praktik.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif mengikuti simulasi perhitungan pajak, menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan narasumber, serta mengerjakan studi kasus yang diberikan selama penyampaian materi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam memahami implementasi Pajak Penghasilan Badan dan penggunaan Coretax secara langsung melalui pendekatan praktis.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai implementasi perpajakan dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman yang diperoleh dari narasumber diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik maupun profesional di masa mendatang. (red. TH, IPS)
.