Pembukaan Asesmen Lapangan PGMI FITK UIN Jakarta, Wujud Komitmen Menuju Akreditasi Unggul
Pembukaan Asesmen Lapangan PGMI FITK UIN Jakarta, Wujud Komitmen Menuju Akreditasi Unggul

Pembukaan Asesmen Lapangan PGMI FITK UIN Jakarta, Wujud Komitmen Menuju Akreditasi Unggul

Gedung FITK, BERITA FITK Online—Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta secara resmi membuka kegiatan asesmen lapangan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang dilaksanakan di ruang sidang lantai 2 FITK (17/4). Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

AL PGMI2

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi S.Ag., S.H., M.H., M.A., para ketua lembaga, pimpinan fakultas, tim penjaminan mutu, dosen, tenaga kependidikan, serta dua asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Minsih, M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Neni Mariana, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Negeri Surabaya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Ahmad Tholabi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran tim asesor serta kesiapan sivitas akademika dalam mengikuti proses asesmen.

“Kami sangat berbahagia atas kehadiran para asesor yang akan melakukan asesmen lapangan. Kami berkomitmen untuk menerima dan membantu seluruh proses ini dengan sungguh-sungguh. Semakin baik kolaborasi dan keterbukaan dalam proses ini, maka hasilnya juga akan semakin optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan proses asesmen sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan, bukan sekadar pemenuhan administrasi.

“Ini bukan sekadar penilaian, tetapi momentum untuk memperkuat kualitas akademik dan tata kelola program studi. Kami berharap seluruh tim dapat memberikan dukungan maksimal agar proses berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Asesor LAMDIK, Prof. Dr. Minsih, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan proses klarifikasi dan konfirmasi terhadap data yang telah disampaikan sebelumnya.

AL PGMI

“Kehadiran kami di sini bukan untuk menilai semata, tetapi untuk mengonfirmasi data dan memastikan kesesuaian antara dokumen dengan praktik di lapangan. Jika data mudah diakses dan tersaji dengan baik, maka proses asesmen akan berjalan lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa dinamika dalam proses asesmen merupakan hal yang wajar, termasuk adanya perbaikan atau penyesuaian data.

“Perbedaan atau ketidaksinkronan data itu hal biasa dalam proses ini. Justru di sinilah pentingnya klarifikasi agar semuanya menjadi lebih kuat dan valid,” imbuhnya.

Senada dengan itu, asesor lainnya, Neni Mariana, M.Sc., Ph.D., menyoroti pentingnya kejelasan visi keilmuan program studi sebagai identitas akademik yang membedakan dengan institusi lain.

“Visi program studi seharusnya menekankan pada pengembangan keilmuan yang menjadi kekhasan. Ini penting agar arah pengembangan PGMI ke depan semakin jelas dan memiliki daya saing,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa peran asesor lebih pada proses pendampingan akademik, bukan sebagai pihak yang menentukan hasil akhir.

“Kami di sini hanya melakukan konfirmasi dan memberikan catatan. Keputusan akhir tetap berada di LAMDIK melalui proses validasi lebih lanjut. Karena itu, mari kita jalani proses ini dengan baik dan penuh semangat,” tambahnya.

Kegiatan asesmen lapangan ini mencakup berbagai agenda, mulai dari pemaparan program studi, verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan, dosen, mahasiswa, hingga peninjauan sarana dan prasarana. Diharapkan, melalui proses ini, Program Studi PGMI FITK UIN Jakarta dapat meraih hasil akreditasi terbaik sebagai wujud komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, seluruh sivitas akademika FITK optimis bahwa asesmen lapangan ini akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi PGMI sebagai program studi unggul di tingkat nasional. (AM)