Prodi Manajemen Pendidikan UIN Jakarta Gelar Studium Generale: Bahas Fondasi Strategis Mutu Lembaga Pendidikan Masa Depan
Prodi Manajemen Pendidikan UIN Jakarta Gelar Studium Generale: Bahas Fondasi Strategis Mutu Lembaga Pendidikan Masa Depan

Prodi Manajemen Pendidikan UIN Jakarta Gelar Studium Generale:

Bahas Fondasi Strategis Mutu Lembaga Pendidikan Masa Depan

 

 

Gedung PPG FITK, BERITA FITK Online— – Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menggelar kegiatan Studium Generale pada hari Kamis, 1 Oktober 2026. Bertempat di Aula Gedung PPG Lt. 2, acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini mengusung tema besar bertajuk "Manajemen Pendidikan: Fondasi Strategis Membangun Mutu Lembaga Pendidikan Masa Depan".

SG MP UIN JKT (5)

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik FITK, Yanti Herlanti, yang hadir mewakili Dekan FITK. Dalam pengantarnya, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi civitas akademika dalam merespons dinamika perubahan pengelolaan lembaga pendidikan di era modern.

 

SG MP UIN JKT (4)

 

Memasuki sesi diskusi inti, acara dipandu oleh Rizki Amelia yang bertindak sebagai moderator. Sesi ini menghadirkan narasumber utama, yakni Dr. Desi Rahmawati, M.Pd., Koordinator Program Studi S1 Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Dalam pemaparannya, Desi Rahmawati menyoroti bahwa dunia pendidikan saat ini sedang berada dalam pusaran era perubahan yang ditandai oleh tingginya revolusi teknologi dan digitalisasi, tuntutan peningkatan mutu yang berkelanjutan, hingga perubahan mendasar pada kebutuhan kompetensi lulusan.

"Manajemen pendidikan bukan hanya sebatas administrasi, tetapi merupakan proses strategis dalam mengelola sumber daya pendidikan dan sebagai sistem penguatan mutu lembaga," tegas Desi dalam materi presentasinya. Beliau memaparkan bahwa untuk membangun mutu lembaga pendidikan yang kuat, diperlukan sinergi dari empat komponen utama: kepemimpinan, sumber daya manusia (SDM), sistem, dan budaya.

 

SG MP UIN JKT (3)

Lebih lanjut, narasumber juga membedah karakter pemimpin pendidikan masa depan yang ideal. Menurutnya, seorang pemimpin pendidikan yang mampu menjadi penggerak transformasi harus memiliki visi yang jelas (Visionary Leader), mampu menggerakkan perubahan (Transformational Leader), pandai membangun jejaring (Collaborative Leader), serta selalu menjaga nilai dan integritas institusi (Ethical Leader).

 

SG MP UIN JKT (2)

Terkait isu digitalisasi, Desi mengingatkan bahwa transformasi digital dalam manajemen pendidikan bukan sekadar persoalan menggunakan teknologi baru. Transformasi tersebut harus menyentuh ranah substansial seperti pengambilan keputusan yang berbasis data, pengelolaan sistem informasi pendidikan, penciptaan ekosistem pembelajaran digital, dan inovasi.

Sebagai penutup, Studium Generale ini memberikan bekal proyeksi karir bagi para mahasiswa. Mahasiswa Manajemen Pendidikan dipersiapkan tidak hanya menjadi tenaga kependidikan biasa, melainkan diproyeksikan untuk menjadi Educational leader, School manager, Policy analyst, Quality assurance specialist, hingga Education innovator. Dengan berbekal kompetensi kepemimpinan, manajemen, inovasi, dan riset, para lulusan diharapkan siap menjadi agen perubahan untuk mutu pendidikan yang lebih baik di masa depan. -(AF)-